MAKASSAR – Musyawarah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan bakal segera digelar. Hanya saja, jadwal pastinya masih belum diumumkan secara resmi.
Atman Amir Andi Sarifin, Sekretaris PBSI Sulsel, mengaku pihaknya memang belum merilis jadwal tersebut. “Sampai detik ini jadwalnya belum ada,” katanya. Namun begitu, dia berjanji akan segera menginformasikannya ke seluruh jajaran pengurus di kabupaten dan kota begitu waktunya ditetapkan.
“Nanti kalau sudah fix, tentu kami sampaikan ke media. Begitu juga dengan pengurus di daerah-daerah. Jadi ditunggu saja kabarnya,” ujar Atman kepada media, Selasa (20/1/2025).
Dia juga menegaskan bahwa PBSI adalah organisasi yang sudah terkelola dengan rapi. Menurutnya, semua proses akan berjalan sesuai aturan dan transparan. “Kami akan menyelesaikan semuanya dengan baik. Organisasi ini tertata, jadi setiap tahapan akan kami sampaikan secara terbuka,” ungkapnya.
Di sisi lain, nama yang paling sering disebut sebagai calon kuat pemimpin baru PBSI Sulsel adalah Prof. Dr. dr. Warsinggih SpB. Sub.sp BD(K) M.Kes., M.H.Kes.
Guru besar dari Departemen Ilmu Bedah FK Unhas ini dinilai punya kapasitas dan rekam jejak yang sangat mumpuni. Baik di ranah akademik, profesional, maupun dunia olahraga.
Dukungan untuknya pun mengalir deras. Mayoritas pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota di Sulsel disebut sudah mendukung. Dari total 24 pengcab, 21 di antaranya bahkan sudah mengirimkan surat dukungan fisik. Angka yang cukup signifikan.
Rekam jejak Prof Warsinggih rupanya jadi magnet utama.
Selain dikenal sebagai seorang akademisi dan dokter bedah yang dihormati, pria ini punya latar belakang kuat di bulutangkis. Dia adalah mantan atlet berprestasi dan sudah lama berkecimpung dalam organisasi olahraga.
Pengalamannya cukup panjang: pernah menjabat sebagai Ketua PBSI Kabupaten Bantaeng (2002–2005), pengurus PBSI Sulsel, dan juga Ketua PB Unhas Pro. Pengalaman lapangan seperti ini dinilai jadi modal berharga untuk membina dan mengelola olahraga bulutangkis ke depan.
Menanggapi gelombang dukungan yang datang, Prof Warsinggih sendiri menyikapinya dengan rendah hati. Dia memaknainya sebagai harapan akan adanya perubahan.
“Saya memaknainya sebagai sesuatu yang dikehendaki adanya perubahan. Walaupun pengurus lama sudah berhasil, sepertinya ada harapan perubahan ke depan untuk PBSI Sulsel,” ujarnya suatu waktu.
Nah, tinggal menunggu waktu. Kapan musyawarah digelar dan bagaimana akhirnya, kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Ester Nurumi Pastikan Kemenangan Dramatis Indonesia atas Taiwan di Piala Uber 2026
Chelsea Pertimbangkan Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Marco Silva sebagai Pelatih Baru
Real Madrid Depak Arbeloa, Jose Mourinho Kandidat Terkuat Pengganti Musim Depan
Veda Ega Pratama Bidik Kejutan di Moto3 Le Mans Usai Finis Keenam di Spanyol