Daftar Pemegang Saham Mayoritas Grab Holdings Ltd
Pertanyaan mengenai siapa pemegang saham mayoritas Grab sering muncul. Perlu diketahui bahwa Grab Indonesia sebagai entitas operasional tidak tercatat di bursa efek Indonesia. Namun, perusahaan induknya, Grab Holdings Ltd, telah melantai di bursa saham Nasdaq Amerika Serikat dengan kode GRAB, sehingga kepemilikan sahamnya dapat dilacak secara publik.
Struktur Kepemilikan Saham GRAB
Berdasarkan data kepemilikan saham, Grab Holdings Ltd memiliki sekitar 3,32 miliar saham yang tercatat. Sebagian besar saham ini, tepatnya sekitar 80,84%, dipegang oleh investor institusi. Sisa kepemilikan saham berada di tangan manajemen internal perusahaan.
Daftar Pemegang Saham Institusi Terbesar Grab
Berikut ini adalah daftar pemegang saham mayoritas Grab Holdings Ltd berdasarkan laporan yang diterbitkan:
- Uber Technologies, Inc.: Memegang 535,9 juta saham atau setara dengan 13,71%.
- SB Investment Advisers Ltd: Memegang 401,8 juta saham atau setara dengan 10,28%.
- Toyota Motor Corp: Memegang 222,91 juta saham atau setara dengan 5,70%.
- Morgan Stanley: Memegang 148,11 juta saham atau setara dengan 3,79%.
- MUFG Bank, Ltd.: Memegang 142,91 juta saham atau setara dengan 3,66%.
- Blackrock Inc.: Memegang 121,45 juta saham atau setara dengan 3,11%.
Kisah Di Balik Kepemilikan Uber di Grab
Posisi Uber sebagai pemegang saham terbesar Grab berawal dari kesepakatan strategis pada tahun 2018. Kala itu, Uber memutuskan untuk menjual seluruh operasional bisnisnya di kawasan Asia Tenggara kepada Grab. Sebagai bagian dari transaksi, Uber menerima kompensasi berupa 27,5% kepemilikan saham di Grab Holdings Ltd. CEO Uber, Dara Khosrowshahi, juga kemudian bergabung dalam jajaran dewan direksi Grab.
Kabar Merger Grab Indonesia dan GOTO
Di tengah informasi kepemilikan saham ini, beredar wacana mengenai rencana penggabungan atau merger antara Grab Indonesia dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Wacana ini mengemuka setelah adanya pernyataan dari pejabat pemerintah mengenai pembahasan regulasi yang menyangkut skema penggabungan kedua perusahaan tersebut.
Namun, sebagai tanggapan atas spekulasi yang beredar, perwakilan resmi dari GOTO menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan atau kesepakatan final mengenai transaksi penggabungan dengan Grab. GOTO menyatakan komitmennya untuk mendukung setiap arahan dan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Demikianlah informasi terkini mengenai struktur kepemilikan saham Grab Holdings Ltd dan perkembangan terbaru seputar operasional Grab di Indonesia.
Artikel Terkait
Elnusa Raih Kredit 20 Juta Dolar AS dari BRI untuk Perkuat Modal Kerja
Krom Bank Catat DPK Rp10 Triliun dan Tembus 1 Juta Rekening Baru Setelah Bertransformasi Jadi Bank Digital
Penumpukan 3.100 Kontainer di Tanjung Priok Hambat Logistik, Menkeu Minta Operasional 24 Jam dan Sanksi bagi Importir
Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kokoh, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berlebihan