Jantung Tak Pernah Berbohong: Kenali 8 Sinyal Tubuh Sebelum Henti Jantung Mendadak

- Minggu, 01 Februari 2026 | 08:06 WIB
Jantung Tak Pernah Berbohong: Kenali 8 Sinyal Tubuh Sebelum Henti Jantung Mendadak

Kita sering membayangkan henti jantung sebagai kejadian yang datang tanpa aba-aba. Tiba-tiba saja. Padahal, kenyataannya sering berbeda. Tubuh kita sebenarnya cukup jago memberikan sinyal peringatan, jauh sebelum kondisi kritis itu terjadi. Sayangnya, tanda-tanda itu kerap kita anggap remeh. Dikira cuma kelelahan biasa, masuk angin, atau gangguan sepele yang bakal hilang sendiri kalau kita istirahat sebentar.

Donny Nurhamsyah, seorang Dosen Keperawatan Gawat Darurat, punya catatan penting soal ini. Menurutnya, tantangan terbesar dalam mencegah henti jantung justru ada di kewaspadaan kita yang masih rendah.

"Kita masih sering mengabaikan gejala awal gangguan jantung," ujarnya.

Peringatan serupa datang dari American Heart Association (AHA). Mereka menegaskan, mengenali tanda-tanda masalah jantung sejak dini adalah langkah krusial untuk mencegah hal yang tak diinginkan. Ini penting banget, mengingat mayoritas kasus henti jantung justru terjadi di luar rumah sakit di rumah, di kantor, atau di tengah keramaian.

Waspadai Tanda-Tanda Ini Sebelum Terlambat

Lalu, gejala apa saja yang harus kita curigai? Berdasarkan panduan AHA dan pengalaman para praktisi, ada beberapa sinyal tubuh yang mesti kita tanggapi dengan serius.

Pertama, soal nyeri dada. Ini nggak melulu rasa sakit yang tajam dan menusuk. Bisa jadi cuma rasa tidak nyaman, seperti dada ditekan benda berat, terasa panas, atau sesak. Yang khas, gejalanya sering muncul saat kita aktif atau stres, lalu mereda saat kita berhenti. Nah, karena hilang saat istirahat, inilah yang bikin orang sering lengah dan menganggapnya bukan masalah besar.

Kedua, sesak napas yang datang tiba-tiba. Tiba-tiba saja napas jadi pendek padahal cuma naik tangga satu lantai, atau malah terasa sesak saat kita berbaring. Ini bisa jadi tanda jantung nggak lagi optimal memompa darah untuk kebutuhan tubuh.

Perhatikan juga ritme jantungmu. Jantung yang berdebar kencang tanpa sebab, detaknya seperti loncat-loncat, atau iramanya nggak karuan, bisa mengindikasikan aritmia. Gangguan irama jantung ini, dalam kondisi tertentu, berisiko memicu henti jantung mendadak.


Halaman:

Komentar