Dari pengalamannya, Shabrina lebih condong nyaranin mirrorless buat pemula. Alasannya simpel: praktis. Fiturnya sekarang juga udah lengkap banget. Bahkan, sistem autofocus-nya di seri terbaru disebut-sebut lebih cepat dan tepat sasaran.
Tapi dia ngasih peringatan keras soal cara belinya.
"Jangan asal beli online atau nitipin orang, deh. Kalau bisa, dateng langsung ke toko. Biar bisa pegang, cek kondisi, rasain sendiri. Nitip ke orang yang kurang paham? Bisa-bisa salah beli. Rugi kan," tegas Shabrina.
Pendapat lain datang dari Jiyad Anwar (24). Dia justru lebih nyaranin DSLR Canon buat pemula. Menurutnya, seri Canon itu mudah dipelajari. Fiturnya komplit, tapi nggak bikin bingung orang yang baru belajar.
Jiyad juga ngasih nasihat bijak soal anggaran. Kalau lagi pas-pasan, fokus aja ke fungsi dan tujuan utama.
"Pertanyaannya, mau dipakai buat apa? Buat foto atau buat video? Kalau tujuannya benar-benar mendalami fotografi, DSLR masih jadi pilihan yang solid. Itu memang dunianya," kata Jiyad.
Sementara itu, Rizky Ananda (26) dari Bandung punya rekomendasi yang lebih spesifik. Dia ngajuin kamera mirrorless entry-level.
"Kayak Canon EOS M50 Mark II atau Sony a6000 itu cocok banget buat pemula. Operasinya gampang, ringan, dan hasilnya udah cukup bagus buat belajar berbagai teknik," jelas Rizky.
Intinya, buat pemula, jangan dulu mikirin spesifikasi tinggi-tinggi. Fokus ke kemudahan pakai dan kenyamanan. Cari yang enak dipegang dan nggak ribet. Belajar dulu yang bener, baru nanti naik kelas.
Artikel Terkait
Lenovo Pasang Kuda-Kuda di Indonesia, Dukung Kedaulatan Data dan AI Lokal
Danau Eyre Terbelah Dua, Warna Airnya Bak Dua Dunia Berbeda
ROG Gempur CES 2026: Laptop Dua Layar hingga Kolaborasi Eksklusif dengan Kojima
Lenovo Pamer Dua Laptop Melar di CES, Layar Bisa Tumbuh Sesuai Kebutuhan