Sejak kabar syutingnya beredar, drama Tiongkok Dancing with the Tide langsung jadi buah bibir. Gimana nggak? Dua bintang papan atas, Tan Jian Ci dan Lu Yu Xiao, bakal jadi pemeran utamanya. Drama sejarah ini diangkat dari novel populer Xian Yu Ke, dan janjinya sih, bakal bawa kita ke dunia yang hancur oleh perang dan intrik politik yang kejam.
Intinya, ceritanya berpusat pada pertemuan yang sama sekali nggak terduga. Di satu sisi ada seorang jenderal yang dianggap pengkhianat. Di sisi lain, cuma ada seorang pencuri kecil yang cuma bisa mengandalkan kelicikannya untuk bertahan hidup. Nah, di tengah runtuhnya sebuah dinasti, takdir kok ya mempertemukan mereka berdua.
Menurut laporan Mydramalist, semua kisah ini berlangsung di Prefektur Lidu. Wilayah ini lagi di ujung tanduk. Dikepung musuh dari luar, disusupi mata-mata dari dalam. Kepercayaan? Hampir habis, tergantikan oleh kecurigaan yang menusuk.
Di tengah kekacauan itu, muncul Xie Que Shan. Di mata dunia, dia adalah pengkhianat. Tapi stigma itu cuma topeng. Sebenarnya, dialah benteng terakhir yang diam-diam berjuang buat negaranya, dengan cara yang nggak seorang pun paham.
Suatu hari, nasibnya bersilangan dengan Nan Yi. Perempuan ini cuma pencuri kecil. Untuk makan besok, dia mencuri sepuluh tael perak dari seorang pria. Tapi, dia nggak tahu kalau yang dia rampok itu adalah Xie Que Shan sendiri jenderal yang paling ditakuti sekaligus dibenci.
Yang makin runyam, Nan Yi tanpa sengaja juga membawa lari sebuah surat rahasia. Surat yang bisa mengubah segalanya. Xie Que Shan pun mengejarnya. Hanya dalam waktu sebatang dupa terbakar, Nan Yi harus lari. Kalau ketahuan, tamatlah riwayatnya.
Demi selamat, Nan Yi punya akal. Dia menyusup ke keluarga bangsawan, ganti identitas, bahkan menikah. Hidupnya kelihatan tenang. Tapi, cuma kelihatan. Soalnya, Xie Que Shan tiba-tiba muncul lagi di hadapannya.
Dengan senyum yang bikin merinding, sang jenderal menyapanya "ipar". Permainan belum selesai. Kali ini, Nan Yi malah jadi tawanan di rumah keluarga Xie. Justru di situlah dia mulai melihat sisi lain pria itu. Di balik sikapnya yang dingin dan kejam, tersimpan rahasia dan pengorbanan yang dalam.
Karakter Xie Que Shan digambarkan sebagai sosok yang berjalan di sisi gelap sejarah. Dia memikul semua kesalahpahaman sendirian. Pemberani, tapi kesepian.
Sementara Nan Yi, dia nggak tetap jadi korban. Dari pencuri yang cuma mikir bertahan hidup, dia berubah jadi perempuan tangguh. Terjepit dan ditekan, justru membuatnya menemukan keyakinan baru. Hubungan mereka pun pelan-pelan berubah. Dari saling kejar, jadi ikatan yang jauh lebih rumit dan emosional.
Tan Jian Ci, yang memerankan Xie Que Shan, bilang peran ini sangat berkesan. Bisa jadi, ini salah satu karakter yang paling sulit dilupakannya.
Sedangkan Lu Yu Xiao, yang jadi Nan Yi, melihat tokohnya sebagai perempuan dengan ketangguhan yang kuat, tapi juga punya kelembutan yang perlahan bersinar.
Deretan pemain pendukungnya juga nggak main-main. Ada Zhao Zhao Yi, Yin Hao Yu, Cao Jun, Xu Zheng Xi, dan banyak lagi. Bahkan Zheng Ye Cheng bakal muncul sebagai cameo. Bisa dibilang, kekuatan akting drama ini patut diantisipasi.
Drama yang diadaptasi dari novel web He Bu Tong Zhou Du ini rencananya bakal tayang dalam 32 episode. Nantinya, Dancing with the Tide bisa disaksikan lewat Hunan TV dan Mango TV.
Dengan segala konflik kelam dan perkembangan karakternya, drama ini memang layak ditunggu. Pada akhirnya, ini adalah kisah tentang kehilangan dan kepercayaan. Tentang secercah harapan yang mencoba bertahan, di tengah arus zaman yang mau menghancurkan segalanya.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu