Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, dianugerahi gelar Profesor Emeritus (Kehormatan) dari Silla University, Busan, Korea Selatan. Penghargaan internasional ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam mengembangkan ekosistem halal, baik di tingkat nasional maupun global, serta kontribusinya terhadap kemajuan pendidikan di bidang tersebut.
Penganugerahan gelar tersebut merupakan apresiasi atas berbagai inisiatif dan kolaborasi internasional yang digagas Ahmad Haikal Hasan untuk memperkuat ekosistem halal. Ia dinilai berhasil mendorong pengembangan pendidikan yang melahirkan sumber daya manusia unggul di sektor halal. Penghargaan dari Silla University ini menjadi bukti bahwa upaya Indonesia dalam mengembangkan ekosistem halal semakin mendapat pengakuan dunia.
Peran aktif BPJPH dalam membangun kerja sama lintas negara, memperluas pemahaman tentang jaminan produk halal, dan mendorong harmonisasi standar halal global dinilai memberikan kontribusi signifikan bagi industri halal dunia. “Jadi, halal is for all. Halal itu untuk semua. Halal is rahmatan lil alamin. Halal itu rahmat bagi semua umat manusia,” ujar Haikal dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).
Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan yang sama, Silla University juga menjalin kerja sama dengan BIC Halal Korea. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pendidikan dan sertifikasi halal bertaraf internasional. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas peluang riset, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor halal.
Pengukuhan sebagai guru besar kehormatan ini menjadi simbol semakin kuatnya posisi Indonesia dalam peta industri halal global. Pengakuan dari institusi akademik internasional tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Indonesia tidak hanya berfokus pada aspek regulasi dan sertifikasi, tetapi juga mencakup pengembangan pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. “Standar halal modern kini bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu traceability (ketertelusuran), transparency (transparansi), dan trustability (keterpercayaan). Ketiga prinsip ini memastikan kehalalan produk terjamin secara utuh dari hulu hingga hilir,” tutupnya.
Artikel Terkait
Libur Tahun Baru Islam, Atlantis Water Adventures Ancol Dipadati Keluarga
Petugas Gagalkan Empat Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan dalam Sehari
1.780 Angkot di Kota Bogor Berusia di Atas 20 Tahun, Segera Ditertibkan
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Rusak dan Warga Panik