MNC Peduli Dukung UMKM Naik Kelas Melalui Golden Pitch 2025
MNC Peduli memperkuat komitmen dalam pemberdayaan UMKM melalui ajang Golden Pitch 2025 dalam Program Desa Emas 2025. Acara strategis ini diselenggarakan oleh Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK di Agrinex Expo, JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pendampingan Intensif UMKM di Empat Wilayah
Kegiatan ini merupakan puncak dari delapan bulan pendampingan intensif UMKM di empat wilayah binaan: Magelang, Karawang, Indramayu, serta Bogor dan Sukabumi. Program ini dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan usaha mikro kecil menengah di daerah.
Strategi MNC Peduli untuk Pengembangan UMKM
Ketua Umum MNC Peduli, Angela Tanoesoedibjo, menegaskan komitmen jangka panjang dalam memberdayakan pelaku UMKM desa. "Kami dari MNC Peduli dan MNC Group sebagai media akan terus membantu dari segi pemasaran dan sosialisasi," ujar Angela.
Kunci Sukses UMKM Desa
Angela menekankan pentingnya memahami potensi unggulan daerah sebagai kunci keberhasilan UMKM. "Keunggulan potensi lokal memiliki nilai tambah yang besar jika dikelola dengan baik," jelasnya.
Sebagai contoh sukses, dia menyebutkan peserta Golden Pitch 2025 asal Indramayu yang berhasil mengolah mangga menjadi produk bernilai jual tinggi. "Dari 20 kilo mangga senilai Rp13.000, setelah diolah menjadi satu pack bisa mencapai Rp15.000 dengan penggunaan bahan baku yang lebih sedikit," papar Angela.
Strategi Pengembangan UMKM yang Komprehensif
Menurut Angela, terdapat tiga strategi utama pengembangan UMKM:
- Identifikasi potensi daerah
- Peningkatan kemampuan sumber daya manusia
- Perluasan akses pasar
Dukungan Konkret melalui Kerja Sama
Angela mengapresiasi kemitraan bisnis yang terbentuk melalui Golden Pitch 2025. "Ada MoU dengan beberapa pihak sehingga UMKM bisa langsung mengakses ekspor dan pasar. Ini hal yang konkret dan butuh kerja sama berbagai pihak," tegasnya.
Visi Program Desa Emas 2025
Pendiri Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa Program Desa Emas 2025 bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, dimana enam dari delapan poin fokus pada sektor pangan.
Testimoni Sukses UMKM Binaan
Owner Riva Cake, Vini Wulan Dhiani, membuktikan dampak positif program ini. "Selama pendidikan dan pelatihan, kami dilatih berbagai materi yang sebelumnya kami minim. Sekarang bisa diterapkan langsung," ujar Vini.
Vini mengaku mendapat pelatihan komprehensif mulai dari manajemen bisnis hingga strategi pemasaran di media sosial. "Bisa dipromosikan dan dipasarkan dengan bantuan MNC. Usaha saya jadi lebih dikenal dan membantu ekspansi ke depan," tuturnya.
Golden Pitch 2025 sebagai Ajang Strategis
Kehadiran Angela Tanoesoedibjo sebagai juri bersama Sandiaga Uno menegaskan pentingnya Golden Pitch sebagai platform strategis bagi UMKM desa. Acara ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menampilkan inovasi, mempresentasikan model bisnis, dan mendapatkan masukan berharga dari para pemimpin nasional.
Dampak Berkelanjutan untuk Ekonomi Lokal
Melalui sinergi ini, MNC Peduli bersama Yayasan Setara Indonesia dan INOTEK berkomitmen menciptakan ekosistem wirausaha desa yang kuat, modern, dan berdaya saing. Program ini diharapkan melahirkan lebih banyak UMKM unggul yang memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian lokal.
Artikel Terkait
Indonesia Japan Koi Show 2026 Digelar, Koi Lokal Siap Bersaing dengan Kualitas Mumpuni
TNI Kerahkan Tim Medis Keliling Cegah Wabah Pascabanjir Sumut
Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala Asia 2026 Usai Kalah Tipis dari Iran Lewat Adu Penalti
Pajak Domestik Dinilai Hambat Produksi Emas Nasional Bertahan di 100 Ton