3 Cara Merawat Kompor MODENA Agar Awet & Cegah Kebocoran Gas

- Kamis, 06 November 2025 | 18:40 WIB
3 Cara Merawat Kompor MODENA Agar Awet & Cegah Kebocoran Gas
3 Cara Merawat Kompor Agar Awet dan Bebas Kebocoran Gas | Tips MODENA

3 Tips Merawat Kompor Agar Awet dan Terhindar dari Kebocoran Gas

Kompor adalah salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan, mulai dari menyiapkan sarapan hingga makan malam. Karena intensitas pemakaiannya tinggi, perawatan rutin sangat penting untuk menjaga kompor tetap awet, aman, dan berfungsi secara optimal.

MODENA, merek home appliances ternama, membagikan tiga cara mudah merawat kompor agar tahan lama dan bebas dari risiko kebocoran gas maupun api yang tidak stabil.

1. Pilih Kompor Sesuai Kebutuhan dan Pastikan Instalasi Benar

Langkah awal dalam merawat kompor adalah memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan. Secara umum, ada dua tipe kompor yang populer, yaitu kompor gas dan kompor listrik.

Kompor gas cocok bagi Anda yang ingin mengatur tingkat panas dengan lebih fleksibel. Sementara itu, kompor listrik menawarkan tampilan yang lebih modern serta proses perawatan yang cenderung lebih mudah.

Selain pemilihan jenis, faktor instalasi juga sangat krusial. Pemasangan yang tidak sesuai standar atau penggunaan regulator gas yang tidak cocok dapat menjadi penyebab utama kebocoran gas.

Rully Sujarko, Head of Customer Care MODENA, menyarankan, "Jika tidak yakin dengan teknis pemasangan, sebaiknya gunakan layanan instalasi dari teknisi resmi untuk keamanan maksimal."

2. Lakukan Perawatan Berkala, Jangan Tunggu Rusak

MODENA menekankan bahwa kebersihan adalah kunci utama perawatan kompor. Setelah digunakan, segera lap permukaan kompor dengan kain lembap untuk mencegah penumpukan minyak, noda makanan, dan karat.

Hindari kebiasaan meletakkan peralatan masak yang masih basah di atas kompor. Bagi pengguna kompor listrik, pastikan untuk menggunakan wajan yang kompatibel dengan induksi (induction-ready) dan memiliki diameter yang sesuai dengan spesifikasi kompor. Hal ini memastikan panas menyebar merata dan tidak merusak elemen pemanas.

"Pemeriksaan dan perawatan rutin dapat mencegah kerusakan sejak dini, jangan menunggu hingga kompor benar-benar bermasalah," tambah Rully.

3. Kenali Tanda-Tanda Kompor Membutuhkan Perbaikan

Mengenali tanda-tanda kerusakan sejak dini dapat mencegah masalah yang lebih besar. Salah satu indikator yang paling umum adalah perubahan warna api menjadi merah atau oranye. Api yang sehat dan menandakan pembakaran sempurna seharusnya berwarna biru.

Jika warna api berubah, kemungkinan besar terdapat sumbatan pada burner atau tekanan gas yang tidak sesuai. Selain itu, kompor yang sulit dinyalakan atau tidak menyala sama sekali bisa menandakan kerusakan pada sistem pemantik atau baterai yang sudah habis.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar