Pemulihan pascabencana di Sumatera mulai menunjukkan bentuknya yang lebih permanen. Fokusnya kini bergeser dari tenda-tenda darurat ke pembangunan rumah yang layak huni. Pemerintah, lewat Kementerian PUPR, menegaskan komitmennya dengan memulai peletakan batu pertama untuk ribuan unit hunian tetap.
Acara simbolis itu digelar di Tapanuli Tengah, Minggu lalu. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, hadir bersama perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi. Suasana di lokasi terasa penuh harap, meski bayangan musibah belum sepenuhnya hilang.
“Doakan kami,” ujar Maruarar Sirait keesokan harinya.
“Hari ini kita mulai pembangunan hunian tetap di Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan juga sudah di Tapanuli Selatan,” lanjutnya.
Menurutnya, ini adalah amanah langsung dari Presiden. Intinya, negara harus benar-benar hadir untuk warganya yang sedang berjuang. Program ini melibatkan banyak pihak, dari pusat hingga daerah, dengan dukungan lintas kementerian. Kerja sama ini diharapkan bisa mempercepat proses.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas