Gatot Nurmantyo: Kerusakan Lebih Parah dari Tsunami Aceh, Desak Status Bencana Nasional
Lewat akun media sosialnya, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mendesak pemerintah pusat. Desakannya jelas: tetapkan segera status bencana nasional untuk banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan tiga provinsi di Sumatera. Menurutnya, dampak kehancurannya bahkan lebih mengerikan dibanding tsunami Aceh dua dekade silam.
Pernyataan itu ia sampaikan lewat akun X @indepensumatera, Senin lalu. Gatot tak sendirian. Ia membenarkan ucapan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, yang juga menyebut bencana ini lebih dahsyat.
Begitu katanya, menggambarkan situasi di lapangan yang jauh dari kata sederhana.
Bukan cuma rumah yang hancur. Gatot menjelaskan, banjir dan longsor itu menyapu habis segalanya. Harta benda, sertifikat tanah, ternak, hingga mata pencaharian rakyat lenyap seketika. Yang lebih mencemaskan, ia meyakini korban jiwa sebenarnya jauh lebih banyak dari angka resmi yang beredar.
Ucapnya lugas.
Di sisi lain, pemerintah daerah dianggapnya berada dalam posisi terjepit. Anggaran mereka menipis, apalagi di penghujung tahun. Ditambah lagi dengan pengurangan transfer dana dari pusat. Situasi ini, menurut Gatot, membuat para pemimpin daerah seperti Mualem merasa tak berdaya.
tuturnya.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan Susunan Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman Jadi Pelatih Kepala
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe