Pertamina Patra Niaga baru saja meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) terbaru mereka, Biosolar Performance. Ini adalah jawaban langsung atas berbagai keluhan yang datang dari pelanggan sektor industri, yang selama ini menggunakan biosolar B40. Ternyata, transisi ke B40 tidak selalu mulus di lapangan.
Mars Ega Legowo, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, mengakui hal itu. Perusahaannya menerima sejumlah aduan dari konsumen industri.
"Menjawab tantangan tersebut dan masukan dari konsumen, kami menghadirkan opsi solusi berupa produk Biosolar Performance," ujar Mars Ega dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Senin (25/12/2025).
Keluhan-keluhan itu cukup beragam, mulai dari risiko penyumbatan filter, penurunan tenaga mesin, sampai potensi meningkatnya waktu hentoperasi alat-alat produksi. Intinya, ada kekhawatiran soal dampak teknis dan biaya operasional.
Nah, produk baru ini diharapkan bisa jadi alternatif. Targetnya jelas: menawarkan performa yang lebih stabil dan meminimalkan gangguan teknis yang sempat dikeluhkan. Di sisi lain, Pertamina juga ingin menegaskan komitmennya pada kebijakan energi nasional.
"Mudah-mudahan produk ini bisa menjawab isu-isu yang ada dan menjadi salah satu opsi solusi bagi konsumen kami di sektor industri," tambah Mars Ega.
Artikel Terkait
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang
Ledakan Misterius Guncang Kawasan Utara Beirut, Diduga dari Rudal Pencegat
Angin Puting Beliung di Sabu Raijua Robohkan Gudang, Kerugian Capai Rp520 Juta
Kontras Ekstrem: Harga Pasar Kapten Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Capai 400 Kali Lipat