Manajer Tim Jateng, Daru Tri Laksono, meluruskan bahwa timnya tidak didiskualifikasi. "Status yang benar adalah dianggap kalah di dua pertandingan karena pelanggaran regulasi pemain," jelas Daru.
Masalah Sistem Registrasi Pemain
Daru membeberkan kronologi masalah registrasi. Awalnya Rizky didaftarkan via sistem UNSA, lalu dialihkan ke ASPROV Jateng. Perubahan ini membuat sistem tidak mendeteksi bahwa Rizky pernah bermain untuk Jatim.
Protes Melewati Batas Waktu
Jateng mempertanyakan mengapa protes Kalbar masih diterima padahal diajukan tiga hari setelah pertandingan, sementara regulasi memberi batas dua jam. Mereka juga menilai ada inkonsistensi penerapan aturan antar tim.
Jateng Ajukan Banding
Tim Jateng telah mengajukan banding resmi ke Pandis dan Komdis PSSI. Mereka berargumen pemain yang dipakai sudah terverifikasi di sistem dan Daftar Susunan Pemain (DSP). Saat ini, para pemain telah dipulangkan untuk beristirahat.
Artikel Terkait
Harga Referensi Ekspor CPO Naik 5,5% Jadi USD989,63 per Ton
Dua Bocah Berblangkon Deg-degan Saat Serahkan Bunga untuk Presiden Prabowo di Seoul
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK