Wapres Gibran Kunjungi Manokwari, Papua Barat: Percepat Pembangunan & Wujudkan Komitmen Pemerataan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bersama Ibu Selvi Ananda, melaksanakan kunjungan kerja ke Manokwari, Papua Barat, pada Selasa, 4 November 2025. Kunjungan Wapres Gibran ini merupakan bentuk nyata menjalankan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memantau dan memperkuat akselerasi pembangunan di seluruh Tanah Papua.
Rombongan Wapres tiba di Bandara Rendani Manokwari dan disambut hangat oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Turut hadir dalam penyambutan ini Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sebagai bentuk penghormatan budaya yang mendalam, kedatangan Wapres Gibran dan istri disambut dengan pertunjukan tari adat Papua, "Teras Seni". Momen ini menjadi simbol eratnya kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan masyarakat Papua Barat dalam membangun daerah.
Komitmen Pemerataan Pembangunan di Luar Jawa
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan secara adil dan merata di seluruh penjuru Indonesia. Ia menyampaikan pesan penting dari Presiden Prabowo.
"Bapak Presiden memang memberikan perhatian khusus, konsen yang sangat besar untuk pembangunan di Papua dan sesuai komitmen kita bersama, yang namanya pembangunan tidak boleh lagi Jawa-sentris," tegas Gibran.
Wapres juga menekankan perlunya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal visi dan misi Presiden. Hal ini penting agar berbagai program prioritas nasional dapat diimplementasikan dengan baik dan tepat sasaran di bumi Papua.
"Jadi ini tugas kita bersama, tugas saya sebagai pembantu Presiden untuk mengawal visi-misi dan program Presiden agar bisa berjalan dengan baik, terutama untuk Papua," ucapnya.
Rapat Pleno Percepatan Otsus Papua
Agenda kunjungan kerja Wapres Gibran selanjutnya adalah memimpin Rapat Pleno bersama Badan Pengelola Pengembangan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Rapat strategis ini digelar dengan tujuan membahas langkah-langkah konkret percepatan pembangunan di Papua Barat. Beberapa fokus pembahasan utama meliputi pengembangan infrastruktur Jalan Trans Papua, peningkatan produktivitas ekonomi daerah, dan program pemberdayaan serta pembangunan yang berfokus pada Orang Asli Papua (OAP).
Artikel Terkait
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% Sepanjang 2025, Tertinggi di Kuartal IV Sejak Pandemi
PUPR Alokasikan Rp118,5 Triliun untuk Irigasi dan Jalan pada 2026
Pemerintah Perpanjang Program Beras SPHP hingga Akhir Februari 2026
Delegasi Investor Australia Kunjungi Jakarta untuk Perluas Jejak Investasi