Viral Candaan Admin Medsos Wali Kota Surabaya, DPRD: 100% Human Error
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menanggapi insiden viral percakapan admin media sosial Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menurutnya, kejadian ini murni human error dan tidak terkait kinerja pemimpin dua periode tersebut.
Kronologi Viralnya Percakapan Admin Medsos Eri Cahyadi
Media sosial dihebohkan potongan live Instagram Wali Kota Surabaya saat jeda. Admin pemegang akun menyampaikan rekaman kegiatan Eri Cahyadi bisa disimpan untuk digunakan saat hujan, memberi kesan seolah-olah turun ke lapangan.
Arif Fathoni menilai tudingan pencitraan terhadap Wali Kota Surabaya tidak adil. Saat kejadian, Eri Cahyadi sedang fokus bekerja di lapangan tanpa mengetahui percakapan tersebut.
Respons DPRD Surabaya Soal Insiden Medsos Eri Cahyadi
Politisi Partai Golkar ini menyatakan langkah admin yang meminta maaf dan mundur dari tim media sosial wali kota menunjukkan tanggung jawab moral. "Manusia tempatnya salah. Staf itu sudah minta maaf dan mengundurkan diri," jelas Toni, Minggu (2/11).
Rekam Jejak Kinerja Eri Cahyadi sebagai Wali Kota Surabaya
DPRD Surabaya menegaskan penilaian kinerja Eri Cahyadi tidak bisa didasarkan satu kesalahan teknis staf. Beberapa kebijakan pro-rakyat disebutkan:
- Kenaikan anggaran Rutilahu untuk rumah layak huni
- Program beasiswa Pemuda Tangguh
- Perluasan akses pendidikan dan kesehatan gratis
Masyarakat Surabaya Diajak Bijak Bermedia Sosial
Arif Fathoni mengajak masyarakat Surabaya lebih bijak menyikapi isu media sosial. Dia menekankan pentingnya budaya memaafkan dan mendukung semangat anak muda berkreasi tanpa takut dihukum berlebihan.
Artikel Terkait
Prabowo Ingatkan Kader Gerindra Jaga Uang Rakyat, Tak Ada Perlindungan Bagi Pelanggar Hukum
Kunjungan Wisatawan Mancanegara 2025 Lampaui Target, Capai 15,39 Juta
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap Percepatan Eksekusi Lahan
KPK Tangkap Ketua PN Depok Terkait Suap Pengurusan Lahan Rp850 Juta