Tiang Monorel Rasuna Said Akhirnya Akan Dibongkar Awal 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) secara resmi akan membongkar tiang-tiang proyek monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Proyek yang terbengkalai selama hampir dua dekade ini akhirnya akan dituntaskan.
Gubernur DKI Tak Bisa Tidur Nyenyak karena Proyek Mangkrak
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa keberadaan tiang monorel yang mangkrak sejak 2004 membuatnya tidak bisa tidur nyenyak. Fakta mengejutkan terungkap bahwa tiang tersebut telah melewati masa kepemimpinan delapan gubernur, mulai dari Sutiyoso hingga Pramono Anung.
"Sampai hari ini monorel itu tidak terselesaikan, sudah delapan gubernur. Hal ini membuat saya tidur tidak nyenyak dan selalu bermimpi tentang monorel," ujar Pramono dalam acara Jakarta Economic Forum (JEF) di GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (25/10/2025).
Sejarah Panjang Proyek Monorel Jakarta
Pramono menegaskan bahwa usia proyek monorel ini bukan 14 tahun, melainkan hampir 20 tahun. Proyek transportasi umum yang mangkrak ini dimulai sejak 2004. Gubernur bahkan mengingat momen groundbreaking yang dilakukan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dengan didampingi oleh dirinya dan Gubernur Sutiyoso kala itu.
"Singkat cerita, proyek ini baru berjalan 6-7 tahun kemudian kemudian berhenti total. Pemerintahan berganti, gubernur juga berganti-ganti," kisahnya.
Dukungan Penuh Aparat Penegak Hukum
Keputusan untuk membongkar tiang monorel mendapatkan dukungan positif dari aparat penegak hukum. Baik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung langkah ini.
"Alhamdulillah atas dukungan aparat penegak hukum, terutama Kejati Jakarta dan KPK," tambah Pramono.
Target Pembongkaran dan Transformasi Rasuna Said
Pemprov DKI menargetkan pembersihan proyek tiang monorel sepanjang Jalan HR Rasuna Said pada awal Januari 2026. Rencana ini mencakup perbaikan pedestrian, pembongkaran tiang monorel, dan pelebaran ruas jalan untuk mengatasi kemacetan.
"Saya ingin kawasan itu dibuat indah dengan sentuhan arsitektur yang baik. Dengan tiang monorel dibersihkan, jalan diperlebar, dan pedestrian diperbaiki, saya yakin Jalan Rasuna Said akan menjadi tempat baru yang tidak kalah dengan Sudirman-Thamrin sekaligus mengatasi kemacetan," pungkas Pramono.
Artikel Terkait
Pemerintah Fokuskan Pembangunan Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Kawasan Transmigrasi
OJK Catat Pembiayaan untuk MBG dan Kopdes Merah Putih Capai Rp149,62 Triliun
Pemerintah Kerahkan Satgas Saber untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang HBKN 2026
PM Australia Anthony Albanese Tiba di Jakarta untuk Tandatangani Traktat Keamanan Bersejarah dengan Prabowo