Nusantara62 – Berikut lanjutan sejumlah tempat spiritual di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah:
Tak lama kemudian, kakinya pun sembuh kembali seperti sedia kala.
Setelah kakinya sembuh, Pangeran Patahwan kembali ke Gunung Buthak untuk bersiap-siap guna melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Kompleks Makam Kuno Ajuen I, II, III, Peninggalan Sejarah di Aceh Besar, Bagian 9
Beliau lalu melanjutkan perjalanan ke arah barat.
Di suatu tempat (pedukuhan) beliau disambut oleh masyarakat yang jiwanya baik.
Oleh karena itu, dukuh tersebut kemudian diberi nama Dukuh Jiwan.
Baca Juga: Masjid Kuno Monpanah, Peninggalan Sejarah di Aceh Besar, Dibangun Swadaya Enam Desa, Bagian 18
Dari sana beliau lalu meneruskan perjalanan ke arah selatan, sampai pada perkampungan yang orang-orangnya berparas cantik laksana peri (kuntilanak).
Oleh karena itu perkampungan tersebut lalu diberi nama Dukuh Peren.
Dari sana beliau terus melanjutkan perjalanan ke arah selatan.
Baca Juga: Penemuan Makam Kuno, Begini Manusia 10 Ribu Tahun Lalu Membawa Bayinya
Pada suatu tempat beliau menyadari bahwa penderitaannya sudah berakhir (purna).
Oleh karena itu tempat tersebut lalu dijadikan perkampungan dengan nama Dukuh Purno.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Chatib Basri Bantah Ekonomi Indonesia 2026 Setara Krisis 1998, Soroti Risiko Harga Pangan dan Kredibilitas Fiskal
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung