Tasyi Athasyia Pecahkan Rekor MURI dengan Kue Batik 4 Meter, Rela 55 Jam di Dapur

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:31 WIB
Tasyi Athasyia Pecahkan Rekor MURI dengan Kue Batik 4 Meter, Rela 55 Jam di Dapur

Dalam rangka merayakan HUT RI ke-81, influencer dan YouTuber kuliner Tasyi Athasyia kembali mencuri perhatian. Ia berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Kue Terbesar Bermotif Batik di Indonesia dan Dunia. Kue bolu batik sepanjang 4 meter itu tidak dibuat dalam sekejap; Tasyi menghabiskan waktu hingga 55 jam untuk melukis motif batik di atas kue tersebut agar tampak seperti kain batik asli.

"Aku benar-benar kerjain lukisannya sedetail mungkin biar kayak kain batik beneran," ujarnya dalam video yang diunggah di akun Instagramnya. Dedikasi itu membuahkan hasil setelah tim MURI datang langsung ke kediamannya untuk memverifikasi ukuran. Tasyi sempat mengaku deg-degan karena selisih satu sentimeter saja bisa menggagalkan rekor tersebut.

Puncaknya, Tasyi dianugerahi medali dan piagam penghargaan MURI. "Jujur aku juga baru tahu ternyata ini dapatnya rekor dunia, guys! Benar-benar aku 'atlet dapur' ya dapat mendali," tulisnya.

Berbagi Kebahagiaan

Setelah rekor berhasil dipecahkan, Tasyi tidak menyimpan kue itu untuk dirinya sendiri. Ia memotong-motong kue batik raksasa tersebut menjadi lebih dari 1.200 porsi siap santap. Untuk pertama kalinya dalam hidup, Tasyi menaiki truk pick-up untuk membagikan kue-kue tersebut secara gratis kepada masyarakat di jalanan Jakarta. Mengenakan busana merah-putih yang senada dengan tema kemerdekaan, Tasyi berkeliling ke daerah Kemang hingga Blok M, Jakarta Selatan.

"Ini the first time aku nyobain naik truk pick-up dan aku nyaman banget lagi, kayak bisa memandangi kota Jakarta dengan angin sepoi-sepoi," kenangnya. Aksi ini disambut antusias oleh warga, ojek online, hingga pejalan kaki. Hanya dalam waktu singkat, ratusan kotak kue ludes dibagikan.

Banjir Pujian

Unggahan Tasyi langsung dibanjiri komentar positif dari netizen. Banyak yang kagum dengan totalitasnya meskipun ia sudah dikenal memiliki kehidupan yang sangat mapan. "Ketampar banget, dia udah tajir 7 turunan aja rela 55 jamnya buat bebikinan. Yook semangat yooo," tulis salah satu netizen. "Tentu aja effort Kak Tasyi sangat menggelegar! Batik pattern-nya cantik puoll!" timpal netizen lainnya.

Melalui prestasi ini, Tasyi ingin memberikan pesan kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya para ibu rumah tangga, bahwa mereka bisa berkarya dan memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa. "Ini untuk semua ibu-ibu yang ada di rumah, untuk Indonesia, we can do it!" pungkas Tasyi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags