DPR Minta Pemerintah Pastikan Kegiatan Belajar di NTT Tetap Berjalan Pascagempa

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:51 WIB
DPR Minta Pemerintah Pastikan Kegiatan Belajar di NTT Tetap Berjalan Pascagempa

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan proses belajar mengajar di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berjalan setelah gempa bumi berkekuatan dahsyat mengguncang wilayah tersebut. Menurutnya, pendidikan bagi anak-anak tidak boleh terhenti lama meskipun gempa susulan masih terjadi.

"Di samping melihat bangunan sekolah, kami juga meminta untuk menginventarisir guru, siswa, dan tenaga pendidik lainnya yang terdampak akibat gempa," kata Lalu di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Lalu menegaskan bahwa pemerintah perlu memastikan kegiatan pembelajaran anak-anak tetap berlangsung. Dia menyarankan agar didirikan sekolah darurat untuk menampung siswa-siswi yang sekolahnya rusak akibat gempa. Jumlah sekolah darurat tersebut, lanjutnya, harus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Namun, dia juga meminta pemerintah menginventarisir bangunan sekolah yang masih layak digunakan.

"Tetapi lagi-lagi bahwa kami menyarankan agar belajar di sekolah darurat terlebih dahulu. Apakah nanti disiapkan berupa tenda, atau ditempatkan di sekolah yang memang tidak terdampak oleh gempa," ujarnya.

Dia memastikan DPR RI telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bencana yang langsung dipimpin oleh pimpinan DPR. Satgas tersebut sudah meninjau langsung ke lokasi bencana dan menyalurkan bantuan. Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, juga telah turun untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan pascagempa.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags