KKB Sandera Sembilan Perempuan di Mimika, Satu Ibu Tewas dan Anaknya Dibuang ke Jurang

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:51 WIB
KKB Sandera Sembilan Perempuan di Mimika, Satu Ibu Tewas dan Anaknya Dibuang ke Jurang

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali beraksi di Papua Tengah. Mereka menyandera sembilan perempuan di Kabupaten Mimika. Seorang ibu dilaporkan tewas ditembak karena menolak disandera, sementara anaknya yang masih kecil dibuang ke jurang.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Mimika, pada Selasa (18/8). Penyanderaan ini terjadi sehari setelah KKB menyerang pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS di Distrik Jila.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengungkapkan, korban tewas adalah Neregingget Magai (48). Anaknya, Inkolung Aim, selamat namun mengalami patah kaki akibat dibuang ke jurang. "Untuk identitas korban meninggal dunia akibat ditembak Neregingget Magai (48) dan anak yang dilempar ke jurang, Inkolung Aim dengan kondisi luka patah kaki," kata Alredo, Rabu (19/8/2026).

Menurut Alredo, aksi penyanderaan ini diduga dilakukan oleh kelompok yang sama dengan penyerang pos TNI. "Ini kemungkinan masih kelompok KKB yang melakukan penembakan terhadap Pos Satgas 133/YS di Jila. Setelah melakukan penembakan, kemudian terjadi aksi penyanderaan," tegasnya.

Dua orang menjadi korban kekerasan karena menolak ikut dibawa KKB. "Dua orang menolak ikut dibawa KKB. Informasinya, ibunya tewas ditembak, sedangkan anaknya dibuang ke jurang. Sementara sembilan perempuan lainnya dibawa ke hutan," tuturnya.

Para sandera terdiri dari Nemerina Wamang (17) yang sedang hamil muda, serta delapan lainnya: Alin Mesawarol (kelas VI SD), Nopi Aim (kelas IV SD), Opinte Mesawaro (kelas III SD), Yotina Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags