Israel Tuding Erdogan Bawa Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:55 WIB
Israel Tuding Erdogan Bawa Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah

Ketegangan antara Israel dan Turki kembali memanas setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara tersirat mengakui serangan udara di Suriah yang menargetkan sebuah pangkalan udara dekat Aleppo. Pengakuan itu memicu reaksi keras dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang menuding Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah menyeret negaranya ke dalam petualangan berbahaya di Suriah.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X dalam bahasa Ibrani dan Turki, Katz menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan pihak mana pun mengancam keamanannya. "Lebih baik bagi Erdogan untuk terus menyampaikan pidato kosong dan penuh delusi yang menentang Israel di parlemen Turki, daripada menguji tekad Israel untuk membela diri," ujarnya.

Pernyataan keras ini muncul sehari setelah Netanyahu, dalam wawancara dengan radio militer Israel, mengatakan bahwa Israel telah mengirimkan pesan kepada Turki untuk tidak mendirikan pangkalan di wilayah Suriah. "Kami tidak akan mentoleransi upaya militer Turki untuk memperkuat posisi mereka ke arah selatan, karena itu mengancam kami," kata Netanyahu.

Pernyataan Netanyahu itu secara tidak langsung mengonfirmasi serangan terhadap pangkalan udara di dekat Aleppo, yang lokasinya dekat dengan perbatasan Turki. Sebelumnya, Israel juga menuduh Turki mendirikan pangkalan militer di wilayah Suriah, sebuah langkah yang dipandang Tel Aviv sebagai ancaman langsung terhadap keamanannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags