Seorang pemulung menemukan sebuah granat di Jalan Toyogiri, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (17/8) malam. Benda yang diduga bom militer itu langsung dilaporkan ke polisi dan dievakuasi oleh Tim Jibom Polda Metro Jaya.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, informasi awal diterima setelah pemulung tersebut melihat benda mencurigakan. Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Tambun Selatan. Petugas yang tiba di lokasi segera memasang police line, mengamankan area, dan mengimbau warga untuk menjauh sekitar 30 hingga 50 meter dari tempat kejadian.
Tim Jibom Polda Metro Jaya yang datang kemudian membawa granat tersebut ke markas Gegana untuk dilakukan disposal sesuai prosedur. Hingga saat ini, asal usul granat itu belum diketahui pasti.
Menurut Wuryanti, berdasarkan hasil penanganan Tim Jibom, benda tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan dengan diameter sekitar 60 mm, panjang 100 mm, dan berat 410 gram. Granat dalam kondisi aktif dan berkarat, dilengkapi safety pin serta safety lever, dan diduga buatan Inggris.
Wuryanti mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor ke polisi jika menemukan benda mencurigakan. "Imbauan kepada masyarakat kalau tahu informasi seperti itu langsung hubungi 110, segera menjauh, dan ketika di sekitar TKP ada polisi agar masyarakat mematuhi instruksi untuk keselamatan bersama," tuturnya.
Artikel Terkait
Granat Aktif Buatan Inggris Ditemukan Pemulung di Bekasi, Polisi Lakukan Evakuasi
Ratusan Warga Bekasi Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Senam Bersama di CFD
Tiga Dekade Menyambung Hidup dari Jarum dan Benang, Mahendar Kini Miliki Sawah dan Rumah
Rumah MC Challenge Hafalan Al-Quran di Ancol Didatangi Massa, Polisi: Salah Alamat