Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, tahun ini menghadirkan lomba yang tak biasa: tarik bus antarkota antarprovinsi (AKAP) berbobot 15-20 ton. Yang menarik, mayoritas peserta justru perempuan.
Lomba yang digelar pada momen 17 Agustus itu diikuti oleh awak bus, karyawan perusahaan otobus (PO) AKAP, hingga calon penumpang yang kebetulan berada di terminal. Mereka bersaing dalam tim untuk menggerakkan kendaraan raksasa tersebut sejauh jarak yang telah ditentukan panitia.
Dengan seutas tali tambang yang diikatkan ke badan bus, para peserta berdiri siap di belakangnya. Begitu aba-aba dimulai, mereka kompak mengencangkan tali dan mengerahkan seluruh tenaga. Meski harus melawan beban belasan ton, semangat mereka tak surut. Sorak-sorai dari penonton di sekitar terminal menambah gegap gempita suasana.
Enna, salah satu peserta, mengaku senang bisa kembali merasakan serunya lomba khas HUT RI ini. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama. "Beratnya bus bukan halangan, justru kalau dibandingkan dengan beban hidup sehari-hari, menarik bus bersama-sama terasa lebih ringan," ujarnya.
Lomba tarik bus ini bukan kali pertama digelar. Satuan Pelaksana Terminal Kalideres mengadakan lomba unik tersebut untuk kedua kalinya sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan. Alvian, panitia lomba, mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun semangat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan terminal.
Peserta yang datang dari berbagai latar belakang itu berbaur tanpa sekat. Selain tarik bus, perlombaan khas 17-an lainnya seperti makan kerupuk, makan pisang berpasangan, dan balap karung juga meramaikan acara di Terminal Kalideres.
Artikel Terkait
Bupati Indramayu Hampir Dipeluk ODGJ saat Pimpin Upacara HUT ke-81 RI
Lomba Tarik Bus AKAP Meriahkan HUT RI di Terminal Kalideres, Peserta Didominasi Perempuan
Turis Asing Meriahkan HUT RI dengan Lomba Tradisional di Pantai Legian
Peringatan HUT ke-81 RI di Yogyakarta Berlangsung Khidmat, Doa untuk Korban Gempa NTT