Kasus perusakan motor ojek pangkalan oleh sopir mobil Toyota Alphard di Jalan RC Veteran, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, akhirnya berakhir damai. Sopir Alphard, Didi, telah menemui korban, Mulyadi, di kediamannya untuk menyampaikan permintaan maaf.
Dalam pertemuan itu, Didi menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Selain itu, Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, juga turut menemui Mulyadi. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan bantuan dari Yayasan Menyala Hati.
"Alhamdulillah donasi dari para sahabat Menyala Hati telah kami salurkan, total Rp4 juta. Terima kasih orang-orang baik," kata Manang dalam keterangannya, Rabu (19/8). Dalam video yang diterima kumparan, tampak Kombes Manang mengecek motor Mulyadi yang rusak setelah dipukul sopir Alphard. Mereka juga membantu memperbaiki motor Mulyadi.
Sekilas Kasus
Peristiwa bermula saat sepeda motor yang ditunggangi pengemudi ojek pangkalan tidak sengaja menyenggol kaca spion mobil Alphard. Pengemudi motor kemudian berhenti untuk meminta maaf kepada pengemudi Alphard. Namun, sopir Alphard keluar dalam keadaan emosi dan menghantam motor Mulyadi menggunakan batu bata.
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah mengatakan pihaknya langsung merespons peristiwa tersebut. Kejadian itu juga sempat mengganggu ketertiban umum. "Kan bukan perkara si korban dengan si pelaku (saja), tapi kan banyak warga melihat yang akhirnya jadi mengganggu ketertiban umum," kata Seala saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (18/8). Seala mengatakan kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dan tidak memperpanjang persoalan tersebut.
Artikel Terkait
Kronologi Sopir Alphard Hantam Motor Pakai Batu Terungkap
Sopir Alphard Pukul Motor Ojol di Jaksel, Kasus Berakhir Damai
Orang Utan Didi Lepas dari Kandang Solo Safari, Manajemen Akui Pengamanan Terbuka
PAN Beri Motor Baru ke Ojek yang Motornya Dirusak Sopir Alphard di Bintaro