Orang Utan Didi Lepas dari Kandang Solo Safari, Manajemen Akui Pengamanan Terbuka

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:54 WIB
Orang Utan Didi Lepas dari Kandang Solo Safari, Manajemen Akui Pengamanan Terbuka

Seekor orang utan bernama Didi, koleksi Solo Safari, sempat lepas dari kandangnya dan terlihat di kawasan permukiman warga. Kejadian ini terungkap saat petugas melakukan pengecekan rutin kondisi satwa pada Selasa (18/8) sekitar pukul 15.10 WIB.

General Manager Solo Safari, Miyana Harikna, mengatakan bahwa saat pengecekan dilakukan, Didi sudah tidak berada di lokasi. "Kami mengecek kondisi satwa (kandang) juga kan, setiap saat memang sudah ada petugas jaga. Ternyata (orang utan) dia (Didi) tidak ada di lokasi," ujarnya.

Tim internal pengamanan yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa langsung bergerak ke lapangan. Proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, serta mengikuti prosedur yang berlaku.

"Kami berhasil mengevakuasi sekitar pukul 16.30 WIB dan mengembalikan ke lokasi semula dalam kondisi aman. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik sekaligus kesejahteraan satwa," kata Miyana.

Miyana enggan merinci apakah evakuasi menggunakan obat bius. Ia hanya menegaskan bahwa pengamanan hewan di Solo Safari dilakukan secara berlapis. Namun, ia mengakui bahwa kandang Didi dalam keadaan terbuka saat kejadian. "Kalau detailnya ini memang kami tadi sudah ketahuan. Bahwa Didi itu memanjat sama melepas elektrik pengaman di situ lah intinya," jelasnya.

Menurut Miyana, orang utan memiliki kemampuan meniru manusia hingga 90 persen, yang membuat Didi sangat penasaran untuk melihat-lihat dan mencoba hal-hal baru. "Kami itu punya pengamanan berlapis. Dan Didi memang karena orang utan itu 90 persen bisa menirukan orang. Jadi dia itu sangat curious sekali untuk melihat-lihat dan menjalankan ini loh," tuturnya.

Atas insiden ini, manajemen Solo Safari menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar. Miyana menegaskan bahwa hasil evaluasi akan menjadi dasar penguatan sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang. "Kami memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga di sekitar Solo Safari akibat insiden ini. Manajemen Solo Safari menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran yang timbul. Dan menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, serta kenyamanan masyarakat itu tentunya menjadi prioritas utama kami," pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags