Megawati Klaim Penggagas BPJS, Minta Pemerintah Pertahankan dan Tambah Anggaran

- Senin, 17 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Megawati Klaim Penggagas BPJS, Minta Pemerintah Pertahankan dan Tambah Anggaran

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengklaim dirinya sebagai penggagas program BPJS Kesehatan. Dalam pidatonya, ia meminta pemerintah mempertahankan keberadaan BPJS dan menambah anggarannya agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.

"Lah bayangkan sekarang, saya bikin, saya lho yang bikin BPJS. Tapi sekarang mulai dikutik-kutik sepertinya apa?" kata Megawati dalam pidatonya saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (17/8).

Megawati menjelaskan, gagasan tersebut lahir dari keprihatinannya melihat masyarakat berpenghasilan rendah kesulitan membayar biaya pengobatan ketika anggota keluarganya sakit. Menurut dia, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat memperoleh akses kesehatan dan pendidikan.

"Kenapa? Padahal saya bikin itu bagi rakyat banyak, rakyat jelata, yang kalau sakit itu tidak mudah mencari uang," tegasnya.

Ia pun meminta Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan memastikan keberlanjutan program BPJS serta menambah dukungan anggaran bagi masyarakat. "Nah sekarang itu, eh tolong dengarkan ya Kementerian Kesehatan dan lain sebagainya, (Kementerian) Keuangan, tolonglah BPJS itu tetap ada dan ditambahlah uangnya bagi rakyat banyak," ujarnya.

Megawati menegaskan tidak sedang mencari pengakuan atas program tersebut. Ia mengatakan dorongan membangun jaminan kesehatan muncul setelah melihat langsung kesulitan masyarakat membiayai pengobatan. "Saya enggak nyari nama, itu memang saya yang buat karena hati nurani saya, apa? Sedih melihat rakyat itu menjual ini menjual itu," kata dia.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya melihat seorang ibu menangis di rumah sakit karena anaknya sakit. Menurut cerita Megawati, ayah anak tersebut belum pulang karena sedang mencari uang untuk biaya pengobatan. "Saya pernah melihat seorang ibu nangis di rumah sakit. Saya lihat ada apa Bu kok anaknya sakit? Bapaknya belum kembali. Lho kenapa? Cari duit Bu, ini sudah mesti diberi duit kalau tidak, tidak bisa masuk," katanya.

Menurut Megawati, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui layanan kesehatan. "Coba bayangkan, dari situ saya bisa belajar harus ada yang namanya pemerintah itu juga memberikan bakti kepada rakyatnya bagi kesehatan dan pendidikan. Itu seharusnya kerja dari pemerintah Republik Indonesia," tegas Megawati.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags