Gedung DPR RI yang tengah dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, akan memiliki area khusus bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Area terbuka bernama Plaza Kerakyatan itu dirancang mampu menampung hingga 800 orang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kawasan E9 di Satuan Kerja Otorita IKN, Roni Rosaji, mengatakan Plaza Kerakyatan merupakan ruang terbuka yang disediakan bagi warga yang ingin berdemonstrasi.
“Ya, area itu diberikan nama Plaza Kerakyatan. Itu adalah area dengan kapasitas kurang lebih 500 bahkan bisa sampai 800 orang,” kata Roni di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN, Minggu (16/8/2026).
Plaza Kerakyatan berbentuk amfiteater tanpa bangunan. Konsep ini sengaja dipilih agar masyarakat leluasa menyampaikan aspirasi.
“Itu adalah area terbuka berupa amfiteater, di situlah nanti mungkin bisa masyarakat menyampaikan aspirasinya,” sambungnya.
Meski disiapkan untuk demonstrasi, pelaksanaan aksi tetap dibatasi dan wajib memperhatikan aspek keamanan. Setiap kegiatan harus mengikuti aturan serta ketentuan dari pihak berwenang.
“Jadi tetap kita batasi, demo juga harus kita atur supaya nggak ini kan,” ucap dia.
Pembangunan gedung DPR RI di IKN ditargetkan selesai pada 2027. Setelah rampung, gedung tersebut diharapkan sudah dapat digunakan secara fungsional.
“2027 sudah rampung, (bisa digunakan) secara fungsional,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Istana Wakil Presiden di IKN Dibuka untuk Umum Selama Tiga Hari
Karnaval Budaya Meriahkan HUT ke-81 RI di IKN, 1.215 Peserta Tampilkan Ragam Adat Nusantara
Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU Migas, Dilanjutkan ke Tahap Berikutnya
Basuki Pastikan Pembangunan IKN Tetap Berjalan Meski Tak Masuk Program Prioritas