Perasaan haru menyelimuti Gladys Manuella Aibekob, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Papua Tengah, usai menjalani pengukuhan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026). Di sela momen sakral tersebut, Gladys mendapat kesempatan langka: berbincang lewat video call dengan orang tuanya di Papua, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Gladys menuturkan, awalnya ia dipanggil oleh Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka, Fuad Lutfi, yang menanyakan nomor telepon orang tuanya. Ia belum menyangka akan dihubungkan langsung dengan keluarganya.
"Di situ pikiran saya belum sampai di sini. Sampai tiba-tiba pas kita sudah sesi foto, langsung saya dipanggil, Gladys, Papua Tengah. Tiba-tiba saya ke sana, oh orang tua saya ditelepon," ucap Gladys usai pengukuhan.
"Sangat senang, saya sangat senang sekali," imbuhnya.
Dalam percakapan itu, Gibran sempat menanyakan kerinduan Gladys kepada orang tuanya. Maklum, Gladys telah menjalani pelatihan sekitar sebulan di Jakarta untuk menjadi anggota Paskibraka. Gladys mengaku rindu, dan Gibran pun memberikan semangat.
"Pastinya kangen, tapi dikuatkan lagi (sama Pak Wapres), pasti sedikit lagi sudah selesai. Jadi harus tetap semangat," katanya.
Gladys menambahkan, orang tuanya di Papua juga tidak menyangka bisa melakukan panggilan video dengan anaknya di Istana Negara, bersama Gibran. "Orang tua sangat senang karena tidak menyangka bisa video call langsung dari sini ke Papua," tuturnya.