Bendera Merah Putih Dibakar Orang Tak Dikenal di Depan Rumah Warga Bandung

- Senin, 03 Agustus 2026 | 18:08 WIB
Bendera Merah Putih Dibakar Orang Tak Dikenal di Depan Rumah Warga Bandung

Seorang warga Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Neneng (62), mendapati bendera Merah Putih yang dipasang di depan rumahnya dibakar oleh orang tak dikenal. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan sempat viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8) dini hari. Dalam rekaman, terlihat seseorang mendatangi tiang bendera dan membakar bagian bawahnya. Neneng baru menyadari kejadian itu saat pulang dari pasar pada pagi harinya.

"Waktu itu Minggu pagi saya bangun jam 4 subuh. Saya keluar, lihat air ledeng, terus nyapu halaman. Setelah itu saya masuk lagi ke rumah, terus salat," kata Neneng saat ditemui di kediamannya, Senin (3/8).

Sebelum berangkat ke pasar sekitar pukul 05.00 WIB, Neneng sempat memastikan bendera tersebut masih utuh. "Waktu mau pergi itu si bendera masih utuh. Kan saya memang suka rajin ngelihat," ujarnya.

Namun, saat kembali dari pasar, ia melihat kondisi bendera sudah berubah. "Pas pulang dari pasar saya ngelihat bendera kok ngeriwet gitu. Pas dilihat, oh ini mah ada yang ngebakar," katanya.

Mengetahui hal tersebut, Neneng langsung melapor ke ketua RT setempat. Dari pengecekan CCTV, terlihat seorang pria mengenakan hoodie hitam melakukan aksi pembakaran. Meski demikian, Neneng mengaku tidak mengenali pelaku karena wajahnya tidak terlihat jelas.

"Enggak kenal, enggak tahu," ujarnya saat ditanya apakah mengenali orang yang terekam CCTV.

Neneng juga menegaskan tidak memiliki masalah pribadi dengan siapa pun yang mungkin menjadi motif aksi tersebut. "Kalau perkiraan saya, saya mah enggak punya (masalah dengan orang)," tuturnya.

Ia pun menduga pelaku bertindak tanpa alasan jelas. "Ya mungkin orang iseng aja, saya kan enggak tahu," katanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags