Survei Elektabilitas Prabowo Turun, Istana Fokus pada Program Kerja

- Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Survei Elektabilitas Prabowo Turun, Istana Fokus pada Program Kerja

Hasil survei terbaru menunjukkan penurunan elektabilitas dan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Temuan ini memicu perbincangan hangat mengenai respons internal Istana Kepresidenan di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah pusat dan daerah.

Riset dari lembaga seperti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengindikasikan bahwa jika pemilu digelar saat ini, Prabowo kalah telak melawan Dedi Mulyadi. Penurunan ini juga berdampak linier terhadap elektabilitas Partai Gerindra yang ikut terkoreksi ke angka sekitar 16,9 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat berada di kisaran 51,1 persen, memicu evaluasi terkait efektivitas eksekusi kebijakan awal pemerintahan.

Respons Resmi Istana dan Koalisi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah bekerja bukan demi mengejar angka popularitas survei, melainkan fokus menyelesaikan janji kampanye seperti ketahanan pangan dan energi. "Kami tidak terpaku pada survei, tetapi pada hasil nyata di lapangan," ujarnya.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa data dari SMRC maupun Indikator Politik akan dikompilasi sebagai masukan objektif untuk memperbaiki kinerja. "Kami jadikan bahan evaluasi internal," katanya.

Meski demikian, liputan khusus Tempo menyebutkan bahwa hasil elektabilitas yang menurun ini membuat Istana berada dalam situasi yang tidak nyaman.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags