PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten mencatatkan laba bersih sebesar Rp21,3 miliar sepanjang semester I-2026. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp6 miliar.
Gubernur Banten, Andra Soni, mengaitkan capaian positif ini dengan perbaikan di berbagai lini, mulai dari tata kelola perusahaan, peningkatan sumber daya manusia, hingga pengelolaan bisnis yang semakin baik seiring tumbuhnya kepercayaan masyarakat.
"Kami meyakini Bank Banten ke depan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak," kata Andra dalam peringatan HUT ke-10 Bank Banten, Senin (3/8/2026).
Hingga Juni 2026, aset Bank Banten tercatat sebesar Rp10,4 triliun. Penyaluran kredit mencapai Rp5,9 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) terkumpul Rp6,8 triliun, sejalan dengan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pemerintah daerah di Banten.
Kualitas aset bank juga terus membaik. Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) kini berada di bawah 5 persen.
Andra menegaskan, Bank Banten akan menjadi satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan dan mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten. Karena itu, ia mengajak seluruh pemerintah daerah di Banten untuk bersama-sama membesarkan Bank Banten.
Dalam kesempatan yang sama, Bank Banten menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemkot Cilegon dan RSUD Kota Cilegon terkait pemanfaatan produk dan layanan keuangan Bank Banten. MoU dilakukan antara Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, dan Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Muhammad Busthami bersyukur Bank Banten terus mengalami pertumbuhan positif. Dia juga mengapresiasi dukungan penuh Pemprov Banten terhadap Bank Banten sebagai bank kebanggaan masyarakat Banten.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi ke depannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," katanya.
Artikel Terkait
Pemprov Banten dan Polda Gelar Apel Siaga Karhutla
Pemprov DKI Tetap Kelola Halte Transjabodetabek di Banten
PMI Asal Banten Disekap dan Gajinya Ditahan Majikan di Arab Saudi, Pemprov Berkoordinasi untuk Pemulangan
Jembatan Piano di Serang Rusak Parah, Pemprov Banten Bangun yang Baru