Operator Teleprompter Trump Diskors karena Diduga Bertaruh pada Isi Pidato

- Jumat, 17 Juli 2026 | 03:54 WIB
Operator Teleprompter Trump Diskors karena Diduga Bertaruh pada Isi Pidato

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada seorang operator teleprompter Gedung Putih yang diduga memanfaatkan aksesnya untuk meraup keuntungan dari taruhan pada isi pidato presiden. Gabriel Perez, pegawai yang telah mengoperasikan teleprompter Trump sejak 2016, kini diskors tanpa bayaran dan tidak lagi bekerja di Gedung Putih.

Keputusan itu diambil langsung oleh Trump setelah muncul laporan bahwa Perez diduga meraup lebih dari 100 ribu dolar AS dengan bertaruh pada kata atau frasa tertentu yang akan muncul dalam pidato presiden. Taruhan itu dilakukan melalui platform prediction market Kalshi.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump mengetahui laporan tersebut dan menganggap tindakan Perez sangat disayangkan. "Presiden menganggap ini sangat disayangkan dan terus terang memalukan," kata Leavitt. Ia menambahkan bahwa keputusan pemberhentian Perez merupakan keputusan presiden pribadi.

Kalshi, platform tempat Perez bertaruh, mengaku telah melaporkan aktivitas mencurigakan itu kepada regulator Amerika Serikat, Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Kepala penegakan hukum Kalshi, Robert DeNault, mengatakan tim pengawasan perusahaan segera menandai transaksi tersebut setelah menemukan pola yang tidak wajar. "Kami segera menandai dan merujuk transaksi ini kepada CFTC setelah melakukan investigasi internal," ujarnya.

Menurut Kalshi, lebih dari 90 ribu dolar AS keuntungan Perez telah dibekukan sebelum sempat ditarik. Perez saat ini disebut tengah menjalani proses penyelesaian kasus.

ABC News melaporkan Perez diduga memasang taruhan pada sejumlah pidato penting, termasuk pidato State of the Union pada Februari, pidato di Forum Davos di Swiss, dan pidato utama pada Desember. Dalam salah satu kesempatan, Perez bahkan membatalkan sebagian taruhannya saat Trump menyimpang dari naskah pidato dan tidak mengucapkan kata yang sebelumnya dipertaruhkan.

Gedung Putih menegaskan telah memiliki pedoman etika yang ketat bagi seluruh pegawai. "Ada pedoman etika yang sangat ketat di Gedung Putih yang secara eksplisit melarang tindakan seperti ini," kata Leavitt.

Ironisnya, putra Trump, Donald Trump Jr., diketahui menjadi penasihat Kalshi sejak Januari 2025 dan pernah memuji platform tersebut setelah berhasil memprediksi kemenangan ayahnya dalam Pemilu AS 2024.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags