Pihak Sarwendah masih membuka peluang penyelesaian damai dalam sengketa hak asuh anak dengan Ruben Onsu. Harapan itu akan dibawa dalam proses mediasi yang menjadi agenda sidang berikutnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan sidang perdana pada Rabu (15/7) baru beragendakan pemeriksaan identitas para pihak dan penunjukan hakim mediator. Menurutnya, mediasi menjadi kesempatan penting untuk mencari solusi terbaik dengan mengutamakan kepentingan anak-anak.
“Kami mohon doanya dari semua masyarakat agar bisa ada perdamaian. Karena di mana pun yang kami jaga adalah kepentingan anak-anak,” ujar Chris usai persidangan.
Chris menegaskan, sengketa hak asuh sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan saling melontarkan pernyataan di ruang publik. “Sudah ada ranahnya, yaitu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Jadi tidak perlu lagi berbalas pantun di media untuk menyampaikan siapa yang paling benar,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak menggiring opini maupun menghakimi melalui media sosial. Menurut Chris, fokus utama dalam perkara ini bukanlah kepentingan masing-masing pihak, melainkan masa depan anak-anak. “Biarkan saja proses ini berjalan dengan baik. Intinya ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, bukan untuk klien kami, bukan untuk klien Bang Minola, tetapi untuk anak-anak,” ujarnya.
Kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, memastikan kliennya akan mengikuti seluruh proses persidangan secara kooperatif dan terbuka. Menurut Abraham, sebagai seorang ibu, Sarwendah ingin memastikan proses hukum yang berlangsung tidak berdampak pada kondisi mental maupun tumbuh kembang anak-anaknya. “Klien kami sangat siap mengikuti seluruh tahapan persidangan dengan kooperatif, transparan, dan penuh itikad baik. Semuanya demi melindungi mental anak-anak dari proses hukum yang berjalan ini,” kata Abraham.
Pihak Sarwendah berharap mediasi nantinya dapat menjadi ruang komunikasi bagi kedua belah pihak sehingga sengketa hak asuh dapat diselesaikan dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak-anak.
Sengketa hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah mencuat setelah Ruben mengaku kesulitan bertemu kedua putrinya. Ia menilai sebagai ayah dirinya juga memiliki hak untuk terlibat dalam pengasuhan anak-anaknya. Atas dasar itu, Ruben mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Dalam putusan perceraian tersebut, majelis hakim menetapkan hak asuh anak berada di tangan Sarwendah.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak, Betrand Peto Beri Dukungan
Ruben Onsu Ajukan Gugatan Hak Asuh Anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Eks Manajer Ungkap Sisi Gentleman Ruben Onsu: Patah Hati tapi Tak Mau Dikasihani
Nanda Persada Sedih Di-unfollow Sarwendah, Padahal Niat Jadi Penengah