OpenAI resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbarunya, GPT-5.6, ke publik pada Kamis lalu. Peluncuran ini sempat tertunda sebulan atas permintaan pemerintah Amerika Serikat yang khawatir terhadap aspek keamanan siber.
GPT-5.6 hadir dalam tiga varian: Sol sebagai model unggulan, Terra untuk pekerjaan sehari-hari, dan Luna yang paling hemat biaya. Perusahaan mengklaim Sol menetapkan standar baru di bidang pengkodean, pekerjaan berbasis pengetahuan, keamanan siber, dan sains. Selain itu, model ini menggunakan lebih sedikit token sehingga biayanya lebih terjangkau dibandingkan kompetitor.
OpenAI juga memperkenalkan dua pengaturan kemampuan baru. Pengaturan "maks" memberi GPT-5.6 lebih banyak waktu untuk bernalar, memeriksa, dan merevisi pendekatannya. Sementara itu, pengaturan "ultra" mengoordinasikan beberapa agen secara paralel untuk menangani tugas yang lebih kompleks.
Model ini tersedia di ChatGPT, Codex, dan API OpenAI, dengan peluncuran global bertahap selama 24 jam. OpenAI menambahkan bahwa GPT-5.6 telah menjalani evaluasi keamanan paling ekstensif sebelum dirilis secara umum.
Artikel Terkait
AS Bombardir Jembatan Kereta Api Strategis di Iran Utara
Iran Balas Serangan AS, Targetkan Infrastruktur Militer di Timur Tengah
Serangan AS Hari Kedua di Iran Tewaskan 14 Orang, Puluhan Lainnya Luka
AS Bombardir Iran Malam Kedua, Targetkan 90 Fasilitas Militer