Laju inflasi di China mulai menunjukkan tanda-tanda pendinginan pada Juni 2026, seiring meredanya tekanan harga energi dan komoditas global. Indeks harga konsumen (CPI) tercatat naik 1,0 persen secara tahunan, melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 1,2 persen.
Angka inflasi tersebut sedikit di bawah ekspektasi para ekonom dalam survei Bloomberg yang memperkirakan kenaikan 1,1 persen. Meski melambat, realisasi CPI Juni masih jauh dari target pemerintah yang sebesar 2 persen.
Kepala Ahli Biro Statistik Nasional Dong Lijuan menjelaskan, perlambatan inflasi konsumen dipengaruhi oleh faktor eksternal. "Faktor-faktor seperti harga impor internasional berkontribusi pada perlambatan laju kenaikan harga barang konsumsi industri domestik," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Di sisi lain, indeks harga produsen (PPI) justru menunjukkan akselerasi. PPI meningkat 4,1 persen secara tahunan pada Juni, naik dari 3,9 persen pada Mei dan sesuai dengan perkiraan Bloomberg. Angka ini merupakan laju tercepat sejak Juli 2022, saat PPI mencapai 4,2 persen.