Lionel Messi kembali gagal mengeksekusi penalti saat Argentina menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Rabu (8/7/2026) dini hari WITA. Tendangan kapten Albiceleste itu berhasil digagalkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir, sehingga peluang Argentina untuk menyamakan kedudukan pada awal pertandingan terbuang sia-sia.
Kegagalan tersebut menambah catatan kurang sempurna Messi dari titik putih di putaran final Piala Dunia. Berdasarkan statistik FIFA, penalti melawan Mesir menjadi eksekusi kedelapan Messi dalam permainan normal maupun babak tambahan, dengan hanya empat yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Momen itu terjadi ketika Argentina berusaha mengejar ketertinggalan dari Mesir. Messi dipercaya sebagai algojo, tetapi arah tendangannya mampu dibaca Shobeir yang melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan timnya. Menurut laporan pertandingan FIFA dan Fox Sports, kegagalan tersebut menjadi penalti kedua Messi yang gagal di Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya juga tidak mampu mencetak gol dari titik putih saat menghadapi Austria pada babak sebelumnya. Catatan itu membuat persentase keberhasilan penalti Messi di Piala Dunia kini berada di angka 50 persen.
Sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia, Messi telah mengambil delapan penalti. Berikut rinciannya: Piala Dunia 2018 vs Islandia gagal; Piala Dunia 2022 vs Arab Saudi gol; Piala Dunia 2022 vs Polandia gagal; Piala Dunia 2022 vs Belanda gol; Piala Dunia 2022 vs Kroasia gol; Piala Dunia 2022 vs Prancis gol; Piala Dunia 2026 vs Austria gagal; Piala Dunia 2026 vs Mesir gagal. Dari delapan kesempatan tersebut, empat penalti sukses dan empat lainnya gagal.
Meski kembali gagal dari titik putih, Messi tetap menjadi pemain sentral Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Sebelum menghadapi Mesir, pemain berusia 39 tahun itu telah mencetak sejumlah gol penting yang membawa Albiceleste melaju hingga babak 16 besar. Namun, kegagalan penalti kontra Mesir kembali memunculkan perbincangan mengenai efektivitas Messi sebagai eksekutor penalti di putaran final Piala Dunia. Di sisi lain, catatan tersebut tidak mengurangi statusnya sebagai salah satu pemain tersubur dalam sejarah turnamen, dengan torehan 20 gol di Piala Dunia yang terus bertambah sepanjang edisi 2026.
Hingga laga kontra Mesir, Messi masih memegang sejumlah rekor bersama Argentina, tetapi statistik penaltinya kini menjadi salah satu sorotan utama setelah empat kali gagal memanfaatkan peluang emas dari titik putih di panggung sepak bola terbesar dunia.
Artikel Terkait
Messi Jadi Penyelamat, Argentina Bangkit dari Ketinggalan Dua Gol dan Tumbangkan Mesir
Inggris Tumbangkan Meksiko 3-2 Meski Bermain dengan 10 Pemain
Argentina Comeback Dramatis, Tumbangkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Babak Selanjutnya
Argentina Bangkit dari Ketinggalan Dua Gol, Tumbangkan Mesir 3-2