Tim nasional Inggris memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026). Kemenangan ini terasa dramatis karena The Three Lions harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-53 setelah Jarrel Quansah menerima kartu merah langsung.
Dua gol Jude Bellingham pada menit ke-36 dan 38, ditambah satu penalti Harry Kane, sudah cukup untuk membawa pulang kemenangan. Bagi Meksiko, kekalahan ini memperpanjang catatan pahit: mereka tersingkir di babak 16 besar untuk kedelapan kalinya berturut-turut sejak 1986. Hasil ini juga memicu pengunduran diri pelatih Javier Aguirre.
Bellingham, yang terpilih sebagai pemain terbaik, mengakui pertandingan berjalan berat. "Kerja keras yang terasa berat, sejujurnya. Dengan sepuluh pemain, bertahan seperti yang kami lakukan di dalam kotak penalti, dan tampil klinis ketika kami memperoleh peluang besar," ujarnya dikutip dari pernyataan resmi tim nasional Inggris.
Gelandang Real Madrid itu menambahkan bahwa mentalitas skuad asuhan Thomas Tuchel telah berkembang pesat. "Mungkin dalam beberapa tahun terakhir, khususnya ketika saya melihat sebagai fans waktu masih kecil, Inggris pernah di titik yang hancur. Tapi tim ini sekarang bekerja keras bersama hingga detik terakhir," imbuhnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen tim dan suporter yang hadir.
Di kubu lawan, kekalahan di hadapan publik sendiri langsung direspons Aguirre dengan pengunduran diri. "Saya pergi dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, bangga dengan keluarga yang telah kami bangun dan sangat puas dengan pekerjaan yang telah dilakukan," kata Aguirre setelah pertandingan.
"Ini akan menjadi malam yang sulit bagi seluruh Meksiko, di ruang ganti dan di rumah. Kami tidak akan banyak tidur. Saya kehilangan kata-kata. Saya diliputi emosi. Saya pikir mimpi ini berakhir di sini," tambahnya. Meski gagal memenuhi ekspektasi sebagai tuan rumah, Aguirre tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. "Bermimpi lalu terjatuh seperti ini sangatlah menyakitkan, tetapi para pemain harus meninggalkan turnamen dengan kepala tegak," ujarnya.
Mantan bek legendaris Barcelona, Rafael Marquez, dipastikan akan menggantikan Aguirre. "Lima pertandingan di turnamen ini tidak akan terlupakan. Saya mengucapkan selamat tinggal pada Estadio Azteca dan pergi dengan rasa bangga yang luar biasa setelah bertahun-tahun. Rafa adalah sosok hebat, pelatih yang sangat berharga, dan dia akan membuktikannya nanti. Semoga dia bisa melakukannya jauh lebih baik dari saya," pungkas Aguirre.
Inggris kini dijadwalkan menantang Norwegia pada babak delapan besar di Miami Gardens, Sabtu (11/7/2026).
Artikel Terkait
Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Penuh Sejarah dan Ambisi
Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Tumbangkan Mesir 3-2
Messi Puncaki Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Bawa Argentina Comeback Dramatis
Messi Jadi Penyelamat, Argentina Bangkit dari Ketinggalan Dua Gol dan Tumbangkan Mesir