MG S5 EV Raup 2.200 Pemesanan, Promosi Diperpanjang

- Minggu, 05 Juli 2026 | 05:36 WIB
MG S5 EV Raup 2.200 Pemesanan, Promosi Diperpanjang

MG S5 EV, mobil listrik terbaru MG Motor Indonesia, mencatatkan penerimaan positif di pasar domestik sejak diperkenalkan awal 2026. Head of Marketing MG Motor Indonesia, Hary Kurniawan, mengungkapkan angka pemesanan telah melampaui 2.000 unit.

"Untuk pemesanan MG S5 EV ini sudah lebih dari 2.000 unit, angka pastinya sekitar 2.100-2.200-an unit. Kita lakukan seremoni delivery ke konsumen lebih dari 1.000 unit," ujar Hary saat ditemui di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (4/7/2026).

MG S5 EV mengusung bahasa desain terbaru pabrikan Inggris-China itu. Tampilannya tetap agresif namun kental nuansa futuristik berkat sudut tajam di berbagai sisi. Hary menjelaskan, produk anyar ini menyasar kalangan keluarga muda dan konsumen yang baru pertama kali mengadopsi mobil listrik. Ia tak menampik, harga menjadi salah satu daya pikat utama.

"Kami sangat mengapresiasi karena dengan kondisi ekonomi makro seperti saat ini, penerimaan MG S5 EV ini so far begitu positif. Maka dari itu juga menjadi salah satu alasan kenapa special price dari kemarin itu kita perpanjang," paparnya.

MG S5 EV ditawarkan dalam tiga varian. Varian Ignite dibanderol mulai Rp 333,9 juta khusus untuk 1.500 pembeli pertama. Melihat antusiasme masyarakat, perusahaan memutuskan memperpanjang masa promosi hingga September 2026. Sementara varian Magnify dijual Rp 355,9 juta dan Magnify Max senilai Rp 455,9 juta. Hary menambahkan, semua unit yang diterima konsumen sudah dirakit lokal di fasilitas pabrik SAIC Group di Cikarang, Jawa Barat.

Dari segi desain, bagian depan mobil dihiasi LED DRL dengan corak ala checkered flag, termasuk lampu belakang. Sektor buritan juga dilengkapi lampu LED memanjang untuk memberi kesan modern pada SUV keluarga ini. Dimensi MG S5 EV memiliki panjang total 4.476 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.621 mm, dan jarak sumbu roda 2.730 mm. Ukurannya mirip dengan BYD Atto 3 dan Chery Omoda E5.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags