KAI Angkut 259 Juta Penumpang pada Semester I 2026, 79 Persen dari KRL

- Minggu, 05 Juli 2026 | 03:30 WIB
KAI Angkut 259 Juta Penumpang pada Semester I 2026, 79 Persen dari KRL

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat jumlah pelanggan sebanyak 258,99 juta orang sepanjang Semester I-2026. Angka ini tumbuh 7,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap moda transportasi kereta api, baik untuk perjalanan harian, antarkota, akses bandara, wisata, maupun mobilitas perkotaan.

"Sepanjang Semester I-2026, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi," ujar Bobby dalam keterangan resmi, Sabtu (4/7/2026).

Kontributor terbesar berasal dari layanan KAI Commuter yang mengangkut 204,15 juta pelanggan, naik 6,58 persen dibandingkan Semester I-2025 sebanyak 191,54 juta pelanggan. Sementara itu, layanan kereta api jarak jauh dan lokal melayani 29,86 juta pelanggan atau tumbuh 8,72 persen.

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada layanan LRT Jabodebek yang mencatat 16,02 juta pelanggan atau meningkat 22,84 persen. Adapun KA Makassar–Parepare melayani 172.015 pelanggan atau naik 15,44 persen, sedangkan KAI Wisata membukukan pertumbuhan 64,45 persen.

Menurut Bobby, peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel semakin beragam, mulai dari perjalanan bekerja, sekolah, wisata, hingga perjalanan bisnis.

Untuk mengakomodasi permintaan tersebut, KAI terus memperkuat layanannya melalui penambahan rute dan peningkatan fasilitas. Sepanjang Semester I-2026, KAI mengoperasikan KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang pulang pergi, meluncurkan KA Pandalungan 2 relasi Gambir–Jember, serta mengaktifkan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) yang melayani pengguna Commuter Line Tanjung Priok.

Selain angkutan penumpang, KAI juga mencatat kinerja positif di sektor logistik dengan mengangkut 32,50 juta ton barang selama Semester I-2026. Volume tersebut terdiri atas 26,53 juta ton batu bara dan 5,96 juta ton komoditas non-batu bara yang mendukung kebutuhan energi, industri, dan distribusi nasional.

Di bidang keselamatan, KAI telah menutup 172 perlintasan sebidang prioritas sepanjang Semester I-2026 sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Memasuki Semester II-2026, KAI menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi antarmoda, mengembangkan angkutan barang, serta memperluas manfaat ekonomi transportasi kereta api bagi masyarakat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags