Meninggalkan barang di kereta api jarak jauh masih menjadi keluhan umum penumpang. Banyak yang baru sadar setelah turun di stasiun atau bahkan sampai di rumah. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu, tetapi ada prosedur dan batas waktu yang perlu diketahui.
KAI mengimbau pelanggan segera melapor jika menyadari ada barang tertinggal. Laporan bisa disampaikan ke petugas stasiun atau melalui Contact Center KAI121. Semakin cepat dan lengkap informasi yang diberikan, semakin besar peluang barang ditemukan. Informasi yang perlu disiapkan meliputi jenis barang, ciri-ciri, nomor kereta dan relasi, nomor kursi, serta perkiraan lokasi terakhir barang.
Jika barang berhasil ditemukan, KAI akan mengamankannya di stasiun terkait. Pelanggan dapat mengambilnya dengan menunjukkan tiket atau kode booking serta identitas diri seperti KTP. KAI mengingatkan agar segera mengonfirmasi dan mengambil barang setelah mendapat pemberitahuan.
Masa penyimpanan barang berbeda tergantung jenisnya. Makanan basah dan mudah basi hanya disimpan 1 x 24 jam, makanan kering 7 x 24 jam, barang umum 1 bulan, serta barang dan dokumen berharga 3 bulan. Karena itu, penumpang disarankan tidak menunda pengambilan.
Sepanjang 2026, KAI mencatat 4.760 laporan barang tertinggal. Dari jumlah itu, 99,01 persen berhasil dikembalikan. Barang yang paling sering tertinggal antara lain tumbler (376), kacamata (184), bantal leher (169), topi (115), dan jaket (108). Namun, masih ada barang yang sulit ditemukan karena laporan terlambat atau minim informasi lokasi.
Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, barang bawaan menjadi tanggung jawab pribadi pelanggan. KAI hanya membantu pencarian dan mengamankan barang yang ditemukan. Tidak semua area kereta terpantau CCTV, sehingga penumpang disarankan memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun.
Artikel Terkait
Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Diamankan Polisi, Rem Blong Jadi Penyebab
Truk Wing Boks Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Diduga Rem Blong
Logo HUT ke-81 RI Resmi Dipilih, Karya Fajar Novario dari Padang Raih Suara Terbanyak
Jepang Hadapi Ujian Berat Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026