Ibu Rumah Tangga di Serang Diteror Pakaian Dalam dan Ancaman Pembunuhan pada Anak

- Jumat, 03 Juli 2026 | 23:42 WIB
Ibu Rumah Tangga di Serang Diteror Pakaian Dalam dan Ancaman Pembunuhan pada Anak

Seorang ibu rumah tangga di Perumahan Bumi Ciruas Permai 2, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, menjadi korban teror dari orang tak dikenal. Pelaku mengirimkan pakaian dalam berisi ajakan berhubungan badan serta selebaran berisi ancaman pembunuhan terhadap anak korban jika ia tidak memenuhi keinginan pelaku.

Suami korban, Zaenal Muttaqin, menuturkan bahwa teror pertama terjadi pada Kamis (25/6) lalu. Saat itu ia sedang bekerja, hanya istri dan anaknya yang masih balita di rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang pria asing datang dan memaksa masuk ke dalam rumah. Istri Zaenal yang ketakutan segera mengunci pintu dari dalam.

Keesokan harinya, pelaku kembali mendatangi rumah korban. Ia mengetuk pintu dan melambaikan tangan ke arah istri Zaenal, lalu nekat memperlihatkan alat kelaminnya. Istri Zaenal berteriak minta tolong, namun pelaku langsung melarikan diri.

Zaenal yang resah kemudian melaporkan kejadian itu kepada ketua RT dan ketua pemuda setempat. Warga pun berjaga di sekitar rumah korban. Selama beberapa hari pelaku tidak muncul karena takut dengan penjagaan warga. Namun, begitu situasi dirasa aman dan warga membubarkan diri, pelaku kembali beraksi dengan mengirimkan pesan tak senonoh yang ditulis di kertas dan pakaian dalam wanita.

"Setelah beberapa hari, pelaku datang lagi. Saya kaget ada pesan teror, itu ditulis di kertas dan beberapa pakaian dalam perempuan, kayaknya hasil curian. Isi pesannya mengarah ke pelecehan seksual," imbuh Zaenal.

Kapolsek Ciruas Kompol Salahudin mengatakan pihaknya telah mendatangi kediaman korban untuk mengetahui kronologi kejadian. Korban diminta membuat laporan polisi agar kasusnya dapat ditindaklanjuti.

"Ini kejadian pertama. Kami sudah datang ke kediamannya, sudah ngobrol sama suami dan istrinya, sama Pak Camat dan jajaran juga. Dan kami sudah arahkan untuk buat laporan agar bisa kami tindak lanjuti agar masyarakat tidak resah," ujar Kompol Salahudin.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap orang asing yang mencurigakan dan segera melapor ke RT atau RW setempat. "Kalau menemukan seperti itu ya diwaspadai aja. Dan kalau tidak dikenal mending langsung lapor ke tetangga, ke RT dan RW juga untuk sama-sama diantisipasi. Nanti bisa lapor juga ke polsek setempat," tandasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags