Produsen oleokimia dan FMCG asal Turki, Evyap, resmi mengoperasikan pabrik senilai USD130 juta atau setara Rp2,34 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Investasi ini menandai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat rantai pasok globalnya setelah sebelumnya membangun pabrik FMCG di Malaysia.
Pabrik yang dibangun sejak Maret 2023 ini akan memproduksi fatty acids, glycerine, dan soap noodles bahan baku sabun batang yang seluruhnya berbasis kelapa sawit. Dengan tiga fasilitas produksi berkapasitas gabungan 650 ribu ton per tahun, Evyap menargetkan pasar internasional yang sudah menjangkau 55 negara dengan lebih dari 600 pelanggan.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menyebut operasional pabrik ini sebagai bukti kepercayaan investor global terhadap iklim investasi Indonesia. "Investasi ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan pengembangan KEK dalam membangun ekosistem industri yang kompetitif melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan para stakeholders," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).
Masuknya Evyap memperkuat dominasi Penanaman Modal Asing (PMA) di KEK yang mencapai 73 persen. Khusus di Sei Mangkei, total investasi yang terkumpul hingga Maret 2026 mencapai Rp31,8 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 14.689 orang. Capaian ini memantapkan posisi KEK Sei Mangkei sebagai pusat hilirisasi sawit nasional, berkat letak geografisnya di Selat Malaka yang menghubungkan jalur perdagangan dari Asia Timur ke Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.
CEO Life Chemistry Evyap, Saw Lee Chyan, mengungkapkan bahwa pemilihan Sei Mangkei didorong oleh kemudahan yang ditawarkan skema KEK. "Keberadaan KEK Sei Mangkei sangat membantu kami mempercepat proses pembangunan hingga fasilitas produksi dapat segera beroperasi dibandingkan di lokasi lain. Hal ini karena KEK Sei Mangkei menawarkan layanan yang terintegrasi sebagai one-stop solution bagi kawasan industri," katanya.
Ia menambahkan, ekspansi ini tidak hanya mendukung hilirisasi sawit Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari strategi global Evyap untuk melipatgandakan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar internasional.
Artikel Terkait
Mabuk, Pria di Batu Bara Bakar Rumah Sendiri hingga Tewas Terpanggang
Masri Sitanggang Beri 10 Nasihat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Polri Bongkar Peredaran Vape Etomidate Merek Batman di Sumut, 112 Unit Disita