Seorang pria ditemukan selamat setelah delapan hari terkubur di bawah reruntuhan gedung sembilan lantai yang ambruk akibat gempa dahsyat di Venezuela pekan lalu. Hernan Alberto Gil Flores (40), petugas keamanan di pusat perbelanjaan yang runtuh, diselamatkan dari halaman parkir pada Kamis (2/7/2026).
Tim pemadam kebakaran dari Chile yang dikirim untuk membantu pencarian korban mengatakan Gil ditemukan dalam kondisi baik. Butuh waktu 70 jam untuk mengevakuasinya dari tumpukan puing.
"Untungnya, begitu kami menerima Hernan di ambulans, kondisinya stabil," kata petugas medis Palang Merah Venezuela, Luis RodrÃguez, yang membantu penyelamatan, kepada Reuters.
Selama perjalanan ke rumah sakit, Gil dalam keadaan sadar, fokus, dan kooperatif. Seluruh tanda vitalnya normal.
Istri Gil, Gusvimar Gonzales, sempat mengira suaminya telah meninggal. "Tetapi begitu saya mengetahui dia masih hidup, saya melihat secercah harapan. Dia tegar seperti seorang pahlawan," ujarnya.
Departemen Pemadam Kebakaran Chile merilis video yang menunjukkan momen pertama kontak visual dengan Gil melalui kamera pencarian yang dimasukkan ke ruang bawah tanah. Jari-jari pria itu terlihat melambai melalui celah kecil di antara lapisan beton tebal dan puing-puing.
Tim darurat telah berkomunikasi dengan Gil dan memberinya air, makanan, serta obat-obatan. Cairan juga diberikan melalui selang dan jarum suntik. Video lain memperlihatkan kepala dan bahu Gil setengah muncul dari reruntuhan, dengan masker di wajah dan mata merah.
Operasi penyelamatan disebut sangat sulit karena bangunan tidak stabil dan tim harus menghadapi puing-puing yang terus berjatuhan.
Artikel Terkait
Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan Hampir 2.000 Orang
Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 2.295 Jiwa, Pemerintah Umumkan Berkabung Nasional
Venezuela Berkabung Nasional 7 Hari, Korban Tewas Gempa Capai 1.943 Jiwa
Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan Hampir 2.000 Orang, Warga Terancam Wabah Penyakit