Marc Marquez resmi memperpanjang kontrak dengan Ducati Lenovo untuk dua musim ke depan, sekaligus menutup pintu reuni dengan Honda. Pembalap asal Spanyol itu mengaku tidak mau mengambil risiko besar lagi di penghujung kariernya.
Negosiasi kontrak baru Marquez dengan Ducati sempat berlarut-larut. Awalnya, ia menginginkan formula 1 1, yakni perpanjangan setahun dengan opsi setahun. Alasannya, MotoGP 2027 akan menggunakan regulasi baru sehingga semua tim memulai dari nol. Situasi itu membuka peluang bagi Marquez untuk kembali ke Honda, tim yang dibelanya pada 2013–2023.
“Ada percakapan informal tetapi saya tahu yang saya inginkan adalah mendengar dulu dari Ducati,” kata Marquez, Jumat (2/7/2026). “Jika saya gembira, saya tidak akan tarik ulur di sana sini. Dan, bersama Ducati, kami duduk bersama dan langsung cocok.”
Marquez mengakui kembali ke Honda akan terasa romantis mengingat kebersamaan dan relasi mereka di masa lalu. Namun, ia enggan mengambil risiko lagi. “Kembali ke Honda akan romantis dan tentu saja saya juga menginginkannya. Tapi, saya sudah banyak mengambil risiko di atas lintasan,” ungkapnya.
“Ada waktunya Anda harus mempertimbangkan hal-hal dengan kepala Anda, bukan hati Anda, seperti keputusan terakhir yang saya ambil (pergi dari Honda). Itu bekerja dengan baik buat saya,” tandasnya.
Marquez mengambil keputusan berat meninggalkan Honda pada 2023 dan bergabung dengan Gresini Racing untuk 2024. Setelah itu, ia dipinang Ducati Lenovo hingga kontrak terbaru sampai 2028.
Artikel Terkait
Bos Ducati Kagumi Semangat Marc Marquez Meski Finis Ketujuh di MotoGP Belanda
Fabio Di Giannantonio Akui Penalti Usai Duel dengan Marc Marquez di MotoGP Belanda Sudah Adil
Marc Marquez Desak Perubahan Area Gravel Sirkuit Assen Usai Rentetan Kecelakaan
Marc Marquez Desak Perubahan Gravel Assen Usai Rentetan Kecelakaan Parah