Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan apresiasi terhadap penataan Kali Grogol segmen Kemanggisan, Jakarta Barat. Proyek yang mencakup pembangunan tanggul penahan tanah di sisi timur dan barat sungai ini dinilai sebagai role model atau percontohan bagi penataan kawasan kumuh sekaligus solusi pengendalian banjir.
"Pertama-tama saya ingin memberikan apresiasi. Inilah salah satu contoh role model untuk penyelesaian persoalan di lapangan," kata Pramono dalam keterangan yang dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Pramono menegaskan, setelah pembangunan sarana dan penataan kawasan rampung, tidak boleh ada lagi bangunan liar di sekitar Kali Grogol. Ia menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk bersama-sama menjaga kawasan tersebut. "Nanti kalau jalannya sudah selesai, tidak diperbolehkan siapa pun membuat bangunan liar di atas jalan ini," ujarnya.
Selain itu, Pramono juga meminta agar dibangun taman dan dilakukan penghijauan di kawasan itu untuk memperindah lingkungan.
Anggaran dan Teknis Proyek
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menyampaikan total anggaran yang disiapkan untuk pengerjaan proyek ini sekitar Rp62 miliar dengan skema multiyears dari 2025 hingga Desember 2026. "Anggarannya sudah disediakan sampai dengan Desember 2026 untuk segmen ini dengan panjang kurang lebih 1.072 meter," kata Ika.
Sebelum proyek dikerjakan, Dinas SDA telah mengeruk Kali Grogol dengan kedalaman sekitar satu meter. Banjir diketahui sering terjadi di kawasan ini akibat luapan Kali Grogol, sementara kondisi bantaran sungai di beberapa segmen berpotensi longsor. Karena itu, pembangunan tanggul penahan tanah dilakukan untuk menjaga stabilitas bantaran sungai, mencegah longsor, sekaligus menahan luapan banjir.
Artikel Terkait
Pramono Siapkan Lokasi Sekolah Rakyat di Jakarta untuk Tampung 1.000 Siswa
Gubernur Pramono Terharu Lihat Penampilan Siswa Sekolah Rakyat, Siap Dukung Penambahan Kapasitas
Gus Ipul dan Pramono Anung Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Disambut Yel-Yel Semangat Siswa
Kemensos Bangun Sekolah Rakyat untuk 1.000 Siswa di Jakarta, Pramono Anung Dukung Penuh