Ketidakberadaan oposisi dalam sistem demokrasi dinilai dapat membuka celah bagi praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Pandangan ini disampaikan oleh Sheno Wirang melalui akun media sosialnya pada Selasa (30/6/2026).
"Tanpa oposisi rezim ini hanya akan berlumur korupsi," kata Sheno dalam unggahannya. Ia menambahkan bahwa eksekutif akan terus berpesta pora menggunakan uang rakyat. "Korupsi berjamaah akan terus dihalalkan tanpa jeda," ujarnya.
Menurut Sheno, ketika rezim telah bersepakat dengan para pemilik partai di belakang layar, petugas partai hanya akan menjadi pengekor. "Babak belur sudah negara ini," tulisnya.
Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi yang mencerminkan kekhawatiran akan lemahnya fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah maupun partai politik yang disinggung secara umum dalam unggahan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.
Artikel Terkait
Foodbank Bandung Menyelamatkan Makanan Surplus dari Hotel untuk Warga yang Membutuhkan
Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti Dramatis
Kemenkumham Minta Tambahan Anggaran Rp1,6 Triliun untuk Bangun Penjara Baru
Ferrari Luce Ludes Terjual di China, Harga Lebih Murah 7 Persen dari Eropa