Pengunjung Pekan Raya Jakarta 2026 Tembus 1,5 Juta Orang di Pekan Pertama, Jadi Indikator Ekonomi Ibu Kota

- Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB
Pengunjung Pekan Raya Jakarta 2026 Tembus 1,5 Juta Orang di Pekan Pertama, Jadi Indikator Ekonomi Ibu Kota

Antusiasme masyarakat yang membeludak pada pekan pertama penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 menjadi indikator positif bagi perekonomian ibu kota. Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang hadir mewakili Gubernur Pramono Anung, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gelaran yang juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 Jakarta tersebut.

Uus menyebut, animo pengunjung yang luar biasa merupakan bukti nyata bahwa roda ekonomi di Jakarta tengah bertumbuh dengan stabil. “Melihat kondisi Jakarta Fair saat ini, pergerakan ekonomi nasional, khususnya di Jakarta, menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Jakarta Fair menjadi salah satu indikator nyata bahwa kondisi ekonomi kita berada dalam keadaan yang baik dan stabil,” ujarnya dalam sambutan di panggung PRJ 2026, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Insya Allah kita optimis bahwa Jakarta Fair merupakan salah satu indikator bahwa ekonomi kita adalah ekonomi yang baik-baik saja,” sambungnya.

Menurut data penyelenggara, dalam satu pekan pertama saja, jumlah pengunjung telah menembus angka lebih dari 1,5 juta orang dengan rata-rata kunjungan harian hampir 200 ribu orang. Angka ini, menurut Uus, mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap gelaran tahunan yang telah berlangsung sejak 1968 tersebut. Sepanjang sejarahnya, PRJ hanya pernah ditiadakan satu kali, yakni pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

“Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung menunjukkan bahwa aktivitas usaha, kreativitas, dan inovasi terus tumbuh di Jakarta, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk-produk lokal untuk dikenal dan berkembang,” ungkap Uus.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya telah memasang target ambisius untuk penyelenggaraan tahun ini. Ia membidik nilai transaksi selama Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung di JIEXPO dapat mencapai lebih dari Rp 8 triliun. Target tersebut melampaui capaian tahun lalu yang mencatat transaksi sebesar Rp 7,3 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 5,9 juta orang. Pramono pun berharap jumlah pengunjung tahun ini dapat menembus angka enam juta orang.

Menutup sambutannya, Uus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini. “Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada JIExpo yang sudah menyelenggarakan kegiatan luar biasa ini. Dan juga terima kasih kepada warga masyarakat yang sudah hadir di dalam kegiatan Jakarta International Expo,” katanya.

“Saya minta dan berharap kepada seluruh pengunjung, mari kita doakan bersama agar ekonomi kita, kota kita, terus kita jaga untuk kebaikan kita semua,” tutupnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar