Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan menguat 0,55 persen ke level 6.217 pada Senin (22/6/2026), sebelum akhirnya berbalik arah ke zona merah. Dalam sekejap, laju indeks terkoreksi tipis 0,03 persen ke posisi 6.175, menandai volatilitas yang khas pada sesi pembukaan.
Data perdagangan mencatat sebanyak 240 saham berada di zona hijau, sementara 261 saham melemah, dan 458 saham lainnya stagnan. Volume transaksi awal mencapai 1,1 miliar saham dengan nilai total sekitar Rp933 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup cair sejak menit pertama.
Sementara itu, mayoritas indeks sektoral justru mencatatkan pelemahan. Indeks LQ45 turun 0,28 persen ke 607, indeks JII melemah 0,59 persen ke 366, indeks MNC36 terkoreksi 0,56 persen ke 268, dan IDX30 turun 0,34 persen ke 343. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual lebih dominan pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Di sisi lain, beberapa sektor justru mampu bertahan di zona hijau. Sektor energi, konsumer non-siklikal, teknologi, dan kesehatan mencatatkan penguatan. Sektor infrastruktur bahkan melesat hingga 3,17 persen, menjadi pendorong utama kenaikan di tengah pelemahan sektor lainnya.
Namun, sektor konsumer siklikal, keuangan, properti, bahan baku, transportasi, dan industri justru kompak melemah. Tekanan jual di sektor-sektor tersebut menjadi faktor utama yang membalikkan penguatan awal IHSG.
Dari jajaran saham, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 24,77 persen. Disusul PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) yang naik 21,43 persen, dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang menguat 17,63 persen. Ketiga saham ini menjadi primadona investor pada sesi awal perdagangan.
Sebaliknya, posisi top losers diduduki oleh Sinarmas Asset Management (XSSI) yang turun 8,70 persen, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) melemah 8,20 persen, dan Ciptadana Asset Management (XCIS) yang terkoreksi 7,69 persen. Pelemahan signifikan pada saham-saham tersebut menjadi perhatian pelaku pasar. (DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Putaran Pertama Perundingan AS-Iran di Swiss Hasilkan Peta Jalan Kesepakatan 60 Hari
MSCI Perpanjang Pembekuan Saham Indonesia, Investor Khawatirkan Arus Dana Keluar Hingga Rp232 Triliun
Agen BRILink Bertahan Sejak 2017, Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan
Polda Metro Jaya Tegaskan Proses Hukum Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur, Berkas Kasus Ijazah Palsu Jokowi Dinyatakan Lengkap