Miss Indonesia 2026 Perluas Batas Usia Peserta Jadi 19-25 Tahun demi Cari Kandidat Lebih Matang

- Minggu, 21 Juni 2026 | 16:00 WIB
Miss Indonesia 2026 Perluas Batas Usia Peserta Jadi 19-25 Tahun demi Cari Kandidat Lebih Matang

Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraannya, Miss Indonesia 2026 memperluas batas usia peserta menjadi 19 hingga 25 tahun, sebuah perubahan signifikan dari ketentuan sebelumnya yang hanya membuka kesempatan bagi perempuan berusia 17 hingga 23 tahun. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk menjaring kandidat yang lebih matang, baik dari segi pengalaman, pendidikan, maupun kesiapan mental dalam mewakili Indonesia di ajang Miss World.

Executive Producer RCTI, MURIANETWORK.COM Kurniawan, mengungkapkan bahwa perubahan kriteria usia tersebut merupakan salah satu terobosan strategis yang diterapkan pada kompetisi tahun ini. Menurutnya, rentang usia yang lebih dewasa memungkinkan penyelenggara untuk mendapatkan peserta dengan karakter yang lebih siap menghadapi tantangan di panggung internasional.

“Yang sebelumnya usianya 17 sampai 23 tahun, tahun ini kami ubah menjadi 19 tahun sampai 25 tahun. Jadi memang rentangnya lebih dewasa lagi dibanding tahun sebelumnya,” ujar Fajar saat ditemui di sela audisi Miss Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Audisi yang berlangsung pada 20 hingga 21 Juni 2026 di Jakarta ini menjadi penutup rangkaian seleksi yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota besar, seperti Bali, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Fajar menambahkan bahwa antusiasme peserta tahun ini menunjukkan tren positif. Tidak hanya dari segi jumlah pendaftar yang meningkat, kualitas para peserta juga dinilai semakin baik dan sesuai dengan karakter yang dicari oleh Miss Indonesia.

“Alhamdulillah kami melihat banyak potensi yang bagus, kemudian secara kriteria dan lain-lain juga bagus sesuai dengan kriteria yang kami cari,” katanya.

Perubahan batas usia ini turut memengaruhi profil kandidat yang mengikuti audisi. Jika sebelumnya banyak peserta masih duduk di bangku sekolah atau baru memasuki masa perkuliahan, kini mayoritas peserta sudah berstatus mahasiswa aktif, bahkan sebagian telah memiliki pengalaman kerja. Kondisi tersebut dinilai memberikan nilai tambah karena para peserta memiliki wawasan yang lebih luas serta pengalaman yang dapat mendukung peran mereka sebagai duta Indonesia di tingkat global.

Meskipun demikian, aspek penilaian Miss Indonesia tidak hanya berfokus pada usia dan penampilan. Ajang ini tetap mencari perempuan yang memiliki kombinasi antara kecantikan, kecerdasan, bakat, prestasi akademik, serta kepedulian terhadap isu sosial. Melalui proses seleksi yang lebih ketat dan kriteria yang diperbarui, RCTI berharap dapat menemukan sosok terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

“Harapannya tahun ini kami bisa mencari perwakilan Indonesia yang lebih baik lagi untuk kami kirim ke Miss World dan mudah-mudahan bisa membawa pulang Blue Crown untuk Indonesia,” pungkas Fajar.

Perubahan batas usia ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Miss Indonesia terus beradaptasi dengan kebutuhan kompetisi global. Dengan menghadirkan peserta yang lebih matang dan berpengalaman, peluang Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di Miss World diharapkan semakin besar.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar