PB POBSI Dorong Biliar Sumut Makin Meluas Usai Musprov Tuntaskan Kepengurusan Baru

- Minggu, 21 Juni 2026 | 17:15 WIB
PB POBSI Dorong Biliar Sumut Makin Meluas Usai Musprov Tuntaskan Kepengurusan Baru

Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Syafril Nasution, mendorong agar perkembangan olahraga biliar di Sumatera Utara semakin meluas. Harapan itu disampaikan menyusul rampungnya musyawarah provinsi (musprov) POBSI Sumatera Utara yang menghasilkan kepengurusan baru. Menurut Syafril, masifnya geliat biliar di daerah akan berbanding lurus dengan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Musyawarah yang berlangsung beberapa waktu lalu itu diikuti oleh 17 pengurus cabang POBSI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Dalam forum tersebut, Hidayat Batubara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum POBSI Sumatera Utara untuk periode 2026–2030. Proses pemilihan berjalan lancar dan transparan, sebuah pencapaian yang disambut baik oleh Syafril Nasution.

“Setelah terpilih, Ketua Umum POBSI harus mampu membangun olahraga biliar lebih besar dan baik lagi,” ujar Syafril dalam pernyataannya.

Ia juga menekankan pentingnya terobosan dari kepengurusan yang baru. Langkah inovatif dinilai mutlak diperlukan untuk mencetak atlet-atlet berkualitas yang kelak akan bersaing di level nasional maupun global. “(Semoga) menghadapi atlet-atlet terbaik untuk nasional,” tambahnya.

Sementara itu, PB POBSI telah menjadwalkan sejumlah agenda besar ke depan. Salah satunya adalah Indonesia Open 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 dengan diikuti 40 negara. Selain itu, kejuaraan internasional juga akan digelar di Bali pada September 2026. Kehadiran atlet-atlet unggulan dari Sumatera Utara diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ajang-ajang tersebut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar