Lebih dari 300 mahasiswa dan peserta umum memadati seminar pasar modal bertajuk “Lo Kheng Hong Investment Philosophy” yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA). Kegiatan ini menghadirkan investor saham legendaris Indonesia, Lo Kheng Hong, yang secara langsung membagikan pengalaman serta filosofi investasinya. Seminar ini mendapat dukungan penuh dari MNC Sekuritas sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Lo Kheng Hong menekankan bahwa prioritas utama mahasiswa adalah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, setelah lulus, peluang untuk bekerja dan memperoleh penghasilan akan terbuka lebih luas. Ia pun mendorong mahasiswa untuk mulai membangun fondasi keuangan sejak dini.
“Mahasiswa perlu membangun fondasi keuangan sejak muda melalui kebiasaan hidup hemat, mencari penghasilan yang halal, serta mulai memahami investasi. Kesuksesan finansial bukan ditentukan oleh besarnya modal awal, melainkan oleh konsistensi dalam mengelola dan mengembangkan dana dalam jangka panjang,” ujar Lo Kheng Hong dalam seminar yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026.
Sementara itu, Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas, Andri Muharizal, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan pentingnya investasi sejak dini kepada generasi muda. Ia berharap seminar ini dapat melahirkan generasi investor yang lebih cerdas, disiplin, dan memiliki pemahaman yang baik mengenai investasi yang sehat.
“Melalui seminar ini, MNC Sekuritas berharap dapat mendorong lahirnya generasi investor yang lebih cerdas, disiplin, dan memiliki pemahaman yang baik mengenai investasi yang sehat. Literasi keuangan yang kuat diharapkan dapat membantu masyarakat memanfaatkan peluang investasi secara optimal sekaligus terhindar dari berbagai modus investasi ilegal yang merugikan,” ujar Andri.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKRIDA, Diana Frederica, menegaskan bahwa literasi keuangan tidak hanya mencakup pemahaman terhadap produk investasi. Lebih dari itu, literasi keuangan juga mencakup kemampuan mengelola risiko, perencanaan jangka panjang, serta pengambilan keputusan investasi yang bijak dan bertanggung jawab.
“Seminar ini merupakan bentuk komitmen nyata FEB UKRIDA dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompleks, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Diana.
Artikel Terkait
Kemenkes Bantah Tuduhan Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis di RSUD Krui
Selebgram Adam Deni Gearaka Jadi Tersangka Perusakan Ruko dan Pengancaman dengan Air Soft Gun
Wakil Ketua Komisi XI DPR Dorong Tiga Pilar Berantas Pinjol Ilegal, Judi Online, dan Investasi Bodong
Selebgram Adam Deni Ditahan Polisi Usai Rusak Ruko dan Ancam Satpam dengan Airsoft Gun